Pria di Bangkalan Aniaya Istri yang Lumpuh dan Sedang Hamil, Anak yang Dikandung Ikut Meninggal

Pria di Bangkalan Aniaya Istri yang Lumpuh dan Sedang Hamil, Anak yang Dikandung Ikut Meninggal Tersangka Mosa dihadirkan dalam rilis pers yang digelar di Mapolres Bangkalan, Selasa (24/12).

"Karena merasa jengkel Mosa sering memukuli istri sampai lebam, memar, membiru, dan luka sekujur tubuh, mulai dari muka, tangan, punggung sampai ke kaki. Padahal, saat itu istrinya lagi hamil antara 6-7 bulan," jelas kapolres.

Keluarga yang mengetahui kondisi Nima penuh lebam, akhirnya membawanya ke RSUD Sampang, Selasa (17/12) lalu untuk dirawat. "Dalam perjalanan ke RSUD Sampang itulah, Nima kepada keluarganya bercerita bahwa lebam dan luka di sekujur tubuhnya karena ulah suaminya yang sering memukulinya," kata kapolres.

Setelah dirawat selama 3 hari, Nima akhirnya meninggal dunia pada Minggu (22/12) lalu pada pukul 12.00 WIB, termasuk bayi yang ada di kandungannya.

Tidak terima atas meninggalnya Nima, keluarga akhirnya melaporkan hal ini ke Polres Bangkalan.

"Setelah dilakukan penyelidikan dan penyedikan terhitung 24 jam sejak dilaporkan oleh keluarga korban, pelaku berhasil diamankan di rumahnya di Kecamatan Konang Bangkalan, pasnya Ahad (21/12) pukul 21.00 wib," ungkap kapolres.

"Atas tindakan Mosa yang melakukan KDRT yang berakibatkan kematian, maka ia dijerat dengan ancaman pidana 7-17 tahun penjara," pungkas kapolres. (uzi/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO