Senin, 30 Maret 2020 22:18

Unipa Serahkan Mesin Penggoreng Kerupuk ke Desa Grabakan

Kamis, 12 Desember 2019 23:44 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Devi Fitri
Unipa Serahkan Mesin Penggoreng Kerupuk ke Desa Grabakan
Prosesi penyerahan kerupuk melarat dari Unipa Surabaya.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Pengusaha penggorengan kerupuk melarat atau pasir di Desa Garabagan, Kecamatan Tulangan masih menggunakan mesin penggoreng manual atau tenaga manusia. Akibatnya, kuantitas penggorengan terbatas hanya 20 kg per hari karena kelelahan dan panas.

Selain itu, membutuhkan waktu 2 jam. Sedangkan permintaan pasar sangat banyak. Penggorengan kerupuk biasanya dilakukan hanya 2 hari sekali.

Melalui program diseminasi produk teknologi dan pengabdian kepada masyarakat diharapkan memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh UKM Penggorengan Kerupuk tersebut. Program ini merupakan hasil kerja sama antara Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya dengan Direktorat Jenderal Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Kemenristekdikti.

Produk teknologi yang diserahkan oleh Ketua Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Ir. Rony Haendra Rahwanto Fora, MT. didampingi oleh anggota tim Atmiasri, ST. MT. dan Linda Dwi Rohmadiani, ST. MT. Alat tersebut berupa mesin penggoreng kerupuk elektrik menggunakan pasir. Mesin ini mudah dikuasai dan dikembangkan oleh masyarakat desa.

Menurut Adi Muklas selaku pemilik UKM penggorengan kerupuk, dengan adanya mesin tersebut, proses menggoreng 20 kg kerupuk melarat kini hanya butuh waktu 1 jam. Ini lebih efisien dan hasil penggorengan juga mengembang optimal.

Dalam kegiatan ini, juga diselenggarakan sosialisasi penggunaan alat yang dihadiri oleh UKM penggoreng kerupuk didampingi oleh aparat Desa Grabagan. Warga masyarakat juga menyampaikan dan harapan ke depannya agar diadakan pelatihan pembuatan desain kemasan yang marketable dan pengurusan P-IRT.

Kepala Desa Grabagan dan masyarakat menyambut baik kehadiran tim Unipa Surabaya dan ingin melanjutkan program tersebut tahun depan. (dev/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...