Jumat, 14 Agustus 2020 12:25

2019, Ribuan RTLH Milik Gakin Dapat Bantuan Rehab

Selasa, 10 Desember 2019 13:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
2019, Ribuan RTLH Milik Gakin Dapat Bantuan Rehab
Program bedah rumah di Pasuruan bantuan dari Pemerintah Pusat.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) warga miskin (Gakin) di beberapa kecamatan telah mendapatkan bantuan rehab oleh Pemkab Pasuruan. Anggaran hingga miliaran rupiah yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah dikucurkan kepada para penerima program bedah rumah.

Berdasarkan data yang dihimpun BANGSAONLINE.com dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukinan (DPKP) Kabupaten Pasuruan, jumlah rumah warga miskin pada tahun 2019 yang sudah direhab sebanyak 692 unit. Rahab tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat. Masing-masing unit dianggarkan Rp 17,5 juta dengan rincian, Rp 15 juta untuk fisik, dan 2,5 juta untuk upah kerja. Kegiatan bedah rumah tersebut dilaksanakan di Kecamatan Puspo, Purwodadi, Grati, dan Lumbang.

Pemkab Pasuruan juga mengalokasikan anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari APBD untuk merehab tak kurang dari 2.000 unit RTLH. Tiap unitnya, Pemkab Pasuruan mengalokasikan Rp 12,5 juta. 

Kepala DPKP Kabupetan Pasuruan Ir. Haryaprianto, memastikan rehab RTLH untuk tahun anggaran 2019 telah rampung seluruhnya. Ia menjelaskan, tujuan program bedah rumah yang dilakukan Pemkab Pasuruan untuk mendukung penyediaan rumah yang sehat dan layak untuk dijadikan tempat tinggal.

"Total anggaran dari pusat yang diterima Pemkab Pasuruan pada 2019 ini sebanyak Rp 12,11 miliar untuk merehab 692 unit rumah warga miskin. Rata-rata pengerjaan sudah rampung semua, hanya tinggal beberapa unit saja yang dalam proses finishing,  karena anggaran dari pusat turunnya pada awal Desember," jelas mantan Kepala DPU Bina Marga ini.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Rusdi Sutejo mengapresiasi program bedah rumah yang dilaksanakan Pemkab Pasuruan selama bertahun-tahun, karena sangat membantu masyarakat miskin. Ia hanya mengingatkan agar penyaluran bantuan bisa tetap sasaran.

"Sebelum program tersebut digulirkan, pemkab harus selektif dan memastikan para calon penerima bantuan keluarga miskin. Jangan sampai program hibah yang berpihak pada masyarakat miskin nantinya salah sasaran. Dalam arti mereka yang masuk kategori mampu mendapat bantuan bedah rumah. Kalau bisa, anggaran untuk RTLH dari APBD juga dinaikkan, untuk menyesuaikan kenaikan material banguan dan ongkos tukang," tukas politikus Gerindra ini. (bib/par/rev)   

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...