Minggu, 19 Januari 2020 23:34

2019, Ribuan RTLH Milik Gakin Dapat Bantuan Rehab

Selasa, 10 Desember 2019 13:45 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
2019, Ribuan RTLH Milik Gakin Dapat Bantuan Rehab
Program bedah rumah di Pasuruan bantuan dari Pemerintah Pusat.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) warga miskin (Gakin) di beberapa kecamatan telah mendapatkan bantuan rehab oleh Pemkab Pasuruan. Anggaran hingga miliaran rupiah yang bersumber dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah telah dikucurkan kepada para penerima program bedah rumah.

Berdasarkan data yang dihimpun BANGSAONLINE.com dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukinan (DPKP) Kabupaten Pasuruan, jumlah rumah warga miskin pada tahun 2019 yang sudah direhab sebanyak 692 unit. Rahab tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat. Masing-masing unit dianggarkan Rp 17,5 juta dengan rincian, Rp 15 juta untuk fisik, dan 2,5 juta untuk upah kerja. Kegiatan bedah rumah tersebut dilaksanakan di Kecamatan Puspo, Purwodadi, Grati, dan Lumbang.

Pemkab Pasuruan juga mengalokasikan anggaran miliaran rupiah yang bersumber dari APBD untuk merehab tak kurang dari 2.000 unit RTLH. Tiap unitnya, Pemkab Pasuruan mengalokasikan Rp 12,5 juta. 

Kepala DPKP Kabupetan Pasuruan Ir. Haryaprianto, memastikan rehab RTLH untuk tahun anggaran 2019 telah rampung seluruhnya. Ia menjelaskan, tujuan program bedah rumah yang dilakukan Pemkab Pasuruan untuk mendukung penyediaan rumah yang sehat dan layak untuk dijadikan tempat tinggal.

"Total anggaran dari pusat yang diterima Pemkab Pasuruan pada 2019 ini sebanyak Rp 12,11 miliar untuk merehab 692 unit rumah warga miskin. Rata-rata pengerjaan sudah rampung semua, hanya tinggal beberapa unit saja yang dalam proses finishing,  karena anggaran dari pusat turunnya pada awal Desember," jelas mantan Kepala DPU Bina Marga ini.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Rusdi Sutejo mengapresiasi program bedah rumah yang dilaksanakan Pemkab Pasuruan selama bertahun-tahun, karena sangat membantu masyarakat miskin. Ia hanya mengingatkan agar penyaluran bantuan bisa tetap sasaran.

"Sebelum program tersebut digulirkan, pemkab harus selektif dan memastikan para calon penerima bantuan keluarga miskin. Jangan sampai program hibah yang berpihak pada masyarakat miskin nantinya salah sasaran. Dalam arti mereka yang masuk kategori mampu mendapat bantuan bedah rumah. Kalau bisa, anggaran untuk RTLH dari APBD juga dinaikkan, untuk menyesuaikan kenaikan material banguan dan ongkos tukang," tukas politikus Gerindra ini. (bib/par/rev)   

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...