Kamis, 27 Februari 2020 02:46

Lokasi Dekat Pondok, Warga Raci Tolak Pembangunan SMPN 4

Selasa, 10 Desember 2019 00:27 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Ahmad Habibi
Lokasi Dekat Pondok, Warga Raci Tolak Pembangunan SMPN 4
Warga Raci menyerahkan petisi penolakan pembangunan SMPN 4 kepada Komisi IV DPRD Pasuruan.

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Puluhan tokoh masyarakat Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan bersama sebuah LSM ramai-ramai ngeluruk gedung DPRD, Senin (09/11). Kedatangan warga Raci ke gedung parlemen untuk menyampaikan penolakan rencana pembangunan SMPN 4 yang akan dibangun Dinas Pendidikan pada tahun ini.

Perwakilan warga ditemui Komisi IV DPRD, serta Dinas Pendidikan sekitar pukul 10.30 WIB. Dalam pertemuan itu, mereka menyampaikan beberapa poin penting yang menjadi dasar mereka menolak rencana pembangunan SMPN 4. Pertama,  Dinas Pendidikan dianggap tidak melakukan tahapan sosialisasi kepada masyarakat. Kemudian lokasi atau tanah yang akan dibangun berdekatan dengan lembaga pondok pesantren.

Tak hanya itu saja, mereka juga menyoroti soal status tanah yang akan dibeli oleh Pemerintah untuk pembangunan SMPN 4 yang sudah berpindah tangan ke pihak lain, yakni pengembang tanah kapling.

"Dinas tidak melakukan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat terkait dengan rencana pembangunan itu. Padahal, di sana ada pondok pesantren," jelas Habibi, salah satu perwakilan warga.

Terkait keluhan warga Raci ini, Ketua Komisi IV DPRD H Ruslan menilai Dinas Pendidikan lalai, karena kurang melakukan sosialiasasi kepada masyarakat. Terlebih lagi, di sana ada pondok pesantren yang juga mengelola kegiatan proses belajar. "Maka tidak heran bila rencana tersebut mendapat penolakkan keras dari masyarakat," tuturnya.

Ia meminta agar Dinas Pendidikan melakukan kajian sosial secara jeli dan cermat terlebih dahulu. "Tujuannya agar program yang sudah direncanakan dengan anggaran miliaran rupiah bisa tepat sasaran, dan tidak menimbulkan masalah baru. Pada prinsipnya kita Komisi IV tidak menghambat program pembangunan di bidang pendidikan, akan tetapi tahapan-tahapan serta dampak sosial juga dipertimbangkan dengan baik, agar di kemudian hari tidak menimbulkan masalah baru," jelas politikus PDIP ini.

Keterangan yang sama disampaikan oleh Fauzi, anggota Komisi IV lainnya. Dirinya menilai Dinas Pendidikan ceroboh dan kurang jeli dalam menyusun program. Pasalnya di lokasi yang akan dibangun SMPN 4 berdekatan dengan pondok pesantren. "Bila program ini diteruskan, secara langsung berdampak buruk bagi kelangsung dunia pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan Drs. H. Iswahyudi, M.Pd yang dikonfirmasi usai rapat tidak banyak memberikan penjelasan terkait dengan penolakan warga. "Kemungkinan untuk rencana pembangunan (SMPN 4) akan ditunda dulu, karena ada penolakan dari masyarakat. Nanti akan dibahas lagi," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, warga Raci juga menyerahkan surat penolakan yang ditandatangani tak kurang dari 2 ribu orang. Penyerahan penolakan disampaikan kepada Ketua Komisi IV Ruslan disaksikan oleh jajaran Dinas Pendidikan. (bib/par/rev)   

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...