Jumat, 14 Agustus 2020 12:57

Sepanjang Bulan November, Sudah Puluhan Ular Kobra Tercatat Menyerang Warga

Senin, 09 Desember 2019 15:29 WIB
Editor: .
Wartawan: Yudi Indrawan
Sepanjang Bulan November, Sudah Puluhan Ular Kobra Tercatat Menyerang Warga
Ular kobra anakan justru lebih berbahaya karena lebih banyak mengeluarkan bisa saat menggigit.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sepanjang Bulan November 2019 ini, sudah ada puluhan ular kobra yang tercatat menyerang wilayah perumahan warga di Kabupaten Jember. Berdasarkan data yang dihimpun Mako Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Jember, di Jalan Danau Toba, Kecamatan Sumbersari, ada sekitar 40 ular kobra yang masuk ke wilayah permukiman warga.

Namun demikian, menurut Komandan Mako Damkar B Suharto, dari puluhan ular kobra itu, hanya 5 yang diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah III Kabupaten Jember.

"Kelimanya itu saat ini sudah dikembalikan ke habitatnya di Pulau Nusabarong. Data sekitar 40 ular itu, kami dapatkan dari warga yang mana ular itu sudah dibunuh," kata Komandan Mako Damkar Pemkab Jember Suharto saat ditemui wartawan, Senin (9/12/2019) siang.

Ia menjelaskan, untuk serangan ular kobra itu, paling banyak terjadi di wilayah permukiman warga. "Pertama itu di perumahan Tegal Besar Permai 1, kemudian Perumahan Jubung, kemudian di salah satu gudang tembakau di Jember, juga terakhir di Masjid Jami' Al Baitul Amin Jember," sebutnya.

Selain serangan ular kobra, kata Suharto, pernah terjadi laporan warga adanya ular python di sekitar Fakultas Kedokteran Unej. "Hanya satu ekor, dan juga pernah ada seekor monyet juga yang kita amankan," katanya.

Lebih jauh Suharto menjelaskan, munculnya fenomena serangan ular kobra yang terjadi di Kabupaten Jember ini, diduga karena adanya perubahan cuaca dari musim kemarau ke musim penghujan. "Jadi karena habis kondisi panas, kemudian menjadi dingin, dan lembab. Hal ini yang membuat ular-ular ini bermunculan," ungkapnya.

Terkait penanganan terhadap serangan ular kobra ini, nantinya pihak damkar bersama stakeholder terkait, yakni juga BPBD Jember akan bersinergi melakukan sosialisasi ke masyarakat.

"Nantinya kami akan sosialiasi ke masyarakat bagaimana penanganannya, segera melapor jika ada ular dan jangan ditangani sendiri, karena ular kobra yang ukuran kecil itu yang paling berbahaya. Karena sekali gigit bisanya banyak yang dikeluarkan," katanya.

"Selain itu, dimungkinkan nantinya kita di mako juga ada kandang sementara, sehingga jika ada tangkapan ular lagi. Bisa kita amankan dengan baik. Karena kapan hari sempat ada ular kobra yang lepas di mako, setelah sebelumnya kita sudah amankan," imbuhnya. (jbr1/yud)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 12 Agustus 2020 20:53 WIB
NGANJUK, BANGSAONLINE.com - Mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang sekaligus meningkatkan bentuk pelayanan, KAI Daop 7 Madiun akan mengoperasikan dua KA Brantas, yakni KA 117 dan KA 118 relasi Blitar-Pasar Senen.Manajer Humas PT KAI Dao...
Kamis, 13 Agustus 2020 16:50 WIB
Oleh: Suparto Wijoyo---Ketika HARIAN BANGSA mengontak untuk membahas pilkada 9 Desember 2020, saya sedang bersungguh-sungguh untuk menyuguhkan argumentasi mengenai krisis pangan yang akan mengancam, apabila negeri ini tidak mampu membang...
Kamis, 13 Agustus 2020 09:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...