Rabu, 27 Mei 2020 10:45

Direktur LBH Fajar Trilaksana Tuding Kejaksaan Gresik Makin Melempem

Selasa, 03 Desember 2019 01:04 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Syuhud
Direktur LBH Fajar Trilaksana Tuding Kejaksaan Gresik Makin Melempem
Fajar Trilaksana.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Fajar Trilaksana, Andi Fajar Yulianto, S.H. mengapresiasi aksi yang digelar LSM Forum Kota (Forkot), Senin (2/12). Dalam unjuk rasa tersebut, Forkot mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mengusut tuntas kasus korupsi pemotongan insentif pajak daerah di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik.

Selain itu, Forkot juga menuntut Kejari segera menahan mantan Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya yang saat ini menjabat Sekda dan telah ditetapksan sebagai tersangka.

"Tidak ditahannya Sekda setelah mendatangi panggilan penyidik kejaksaan, ini merupakan fenomena tersendiri. Menjadikan banyak pihak di masyarakat yang bertanya-tanya," ujar Andi Fajar Yulianto dalam rilisnya kepada BANGSAONLINE.com, Senin (2/12), malam.

Fajar mengakui, penahanan menjadi kewenangan penuh penyidik. Namun menurutnya, dalam kasus ini ada hal tidak lazim yang dilakukan Kejari. "Hakim Pengadilan Negari (PN) Gresik sudah menegaskan pertimbangan utama menolak praperadilan sekda adalah karena masuk klasifikasi melarikan diri, dan berulang kali dinyatakan tidak kooperatif. Sekarang kok ending-nya tidak ditahan," cetus Sekretaris DPC Peradi Gresik ini.

"Apakah penyidik kejaksaan masih meragukan 2 alat bukti yang dianggap cukup? Bahkan syarat dalam Pasal 21 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) pun tidak menjadi pertimbangan penyidik kejaksaan," terang Fajar.

Fajar juga mempertanyakan alasan tidak ditahannya Sekda adalah sebagai pejabat publik sehingga dikhawatirkan mengganggu kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) Gresik. "Ya enggak mungkin lah. Ini sangat mendramatisir namanya. Terkait kewenangan pejabat kan ada mekanisme dan regulasi yang mengatur, bagaimana cara mendelegasikan tandatangan kepada pengganti jika Sekda berhalangan," urainya.

"Dinamika yang perlu dicermati lagi, soal pengajuan praperadilan untuk yang kedua kalinya diajukan Sekda, hanya berumur tidak lebih dari 5 jam dan kemudian dicabut dengan alasan kurang administrasi. Hal ini menjadi sebuah pertanyaan besar, ada apa semua ini? Dan sampai hari ini pun tidak ada kabar berita pengajuan praperadilan kembali. Padahal rencana praperadilan untuk kali kedua itu menurut saya dapat semakin terang sah tidaknya penetapan tersangka," jelasnya.

"Dan, pada intinya saya berharap Kejari Gresik tidak menjadi melempem dalam penegakan hukum ini, terlebih Kajari dan Kasi Pidsusnya baru. Harusnya punya semangat baru dalam upaya pemberantasan korupsi juga," pintanya.

Sebagai praktisi hukum, Fajar juga berharap asas praduga tidak bersalah dijunjung tinggi. "Kami harap pula dalam penegakan hukum khusus perkara ini harus lah berjalan yang lazim-lazim sajalah," pungkasnya.

*Berita ini masih membutuhkan klarifikasi dari Kejari Gresik. (hud/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...