Satgas PAM Pelabuhan Koarmada II sedang beraksi menggagalkan upaya pengganggu keamanan dan perekonomian di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Kamis (28/11).
Berdasarkan hasil interogasi terhadap tersangka didapat pengakuan bahwa telah terpasang 1 bom rakitan di bagian bawah air dari salah satu kapal niaga yang sandar di Dermaga Tanjung Perak.
Setelah dilakukan penyisiran oleh Tim EOD Kopaska ditemukan sebuah bom rakitan terpasang di bagian bawah air kapal niaga yang sedang sandar. Tim EOD Kopaska menyatakan bom rakitan tidak dapat dijinakkan sehingga diputuskan untuk di recovery dan diledakkan menggunakan bomb trailer di darat.
Setelah situasi Pelabuhan Tanjung Perak berhasil dikendalikan, Danlantamal V melaporkan kepada Komando Atas selanjutnya para pelaku diserahkan ke pihak kepolisian untuk dilaksanakan penyelidikan lebih lanjut.
Aksi tersebut merupakan simulasi yang dilaksanakan dalam rangka latihan pengamanan pelabuhan yang dilaksaakan oleh Koarmada II bekerjasama dengan unsur-unsur yang melibatkan sekitar 595 personil yang terdiri dari Kopaska Koarmada II, Satrol Lantamal V, Yonmarhanlan Lantamal V, KAL Bawean, KAL Warakas, Pomal Lantamal V, PT. Pelindo III Surabaya, KSOP Tanjunb Perak Surabaya, KP3 Pelabuhan Surabaya dan Ditpolair Polda Jatim.
Wadan Lantamal V Kolonel Marinir J. Purba mewakili Panglima Koarmada II Laksda TNI Heru Kusmanto mengatakan, dengan menempatkan unsur-unsur pengamanan yang terdiri dari SSK Denpomal, Intelijen, kesehatan dan Satkopaska Koarmada II pada pos-pos pemeriksaan dan patroli secara berkesinambungan, diharapkan dapat mengamankan obyek-obyek vital nasional dari setiap gangguan yang mengancam.
“Jika terjadi ancaman terorisme maka Jihandak Satkopaska Koarmada II bisa segera melaksanakan aksi penanggulangan, sedangkan unsur-unsur lainnya melaksanakan lokalisir TKP untuk mengurangi resiko korban dan menjamin tetap terjaganya keamanan objek vital nasional,” jelas Purba.
Purba juga menegaskan jika Koarmada II sebagai bagian integral dari TNI memiliki kewajiban untuk melaksanakan tugas pokok TNI di laut, yaitu dengan melakukan Operasi Militer Selain Perang untuk mengamankan obyek vital nasional di Surabaya yang terletak di perairan Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS). (dev/ian)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




