Selasa, 11 Agustus 2020 13:20

Begini Keseruan Lomba Triathlon Dispora Surabaya

Minggu, 24 November 2019 18:06 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Begini Keseruan Lomba Triathlon Dispora Surabaya
Para peserta Triathlon saat berenang sejauh 200 meter dari depan SDN 1 Ngagel sampai Jembatan Bungkuk.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 57 tim beranggotakan 5 orang bersaing di ajang Triathlon yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya. Para peserta Triathlon datang dari berbagai kalangan, mulai pelajar SD, SMP, SMA dan mahasiswa hingga kalangan profesi seperti TNI/Polri.

Kabid Pembinaan Olahraga, Dispora Kota Surabaya, Arief Setya Purwanto mengatakan, untuk menjadi pemenang para peserta harus pandai memanage waktu. Dalam lomba ini, waktu yang harus dicapai untuk peserta putra 22 menit dan peserta putri 28 menit.

“Intinya bagaimana menjaga kekompakan tim. Memang, dalam satu tim kadang ada peserta yang tertinggal,” kata Arief, Minggu (24/11).

Lomba Triathlon diawali dengan lomba lari dengan rute Taman Ngagel–Jembatan Ujung Galuh–Darmo Kali–Jagir Wonokromokemudian kantor Jasa Tirta. Jarak tempuh lari ini sepanjang 2kilometer, jeda start antar tim sekitar dua menit.

Setelah lari, tahap berikutnya adalah berenang. Rute dimulai dari depan SDN 1 Ngagel sampai Jembatan Bungkuk dengan jarak tempuh 200 meter. Etape ini sepertinya paling berat bagi peserta, meski radiusnya tak terlalu jauh. Namun, mereka wajib menyusuri sungai dengan berenang.

"Untuk keamanan, setiap peserta menggunakan jaket pelampung berwarna orange, milik BPB Linmas," terang Arif.

Di akhir etape renang dilanjutkan dengan tahap dayung. Dalam tahap ini, pihak panitia menyiapkan dua hingga tiga perahu karet. Setelah melewati dua tahap yang menguras tenaga, tak jarang peserta kadang kesulitan naik ke atas perahu. Namun, ada petugas yang standby membantu mereka agar bisa melanjutkan tahap dayung.

Meski terkesan mudah, tinggal menggerakkan dayung, tetapi beberapa di antara peserta Triathlon justru kesulitan melaju di tengah arena. Bahkan, ada perahu yang lajunya hanya berputar-putar arahnya. Praktis, hal itu menjadi tontonan yang menghibur bagi warga yang menyaksikan di pinggir Kali Mas.

Untuk sampai garis finish di Taman Ngagel, para peserta harus bersusah payah mengayuh perahu karet dengan jarak 300 meter. Lomba Triathlon biasanya diselenggarakan di sekitar Taman Prestasi.

Pengalihan lokasi lomba, karena debit air di area Taman Prestasi yang kecil. Dengan kegiatan lomba ini, diharapkan, bisa mengenalkan fun water sport kepada masyarakat, dan menjaga kebersihan lingkungan sungai. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...