Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat pertemuan dengan delapan perguruan tinggi tersebut di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (22/11). foto: istimewa/ bangsaonline.com
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Revitalisasi Sungai Brantas menjadi perhatian pemprov Jawa Timur dan termasuk dalam indeks kinerja utama kategori lingkungan hidup dalam RPJMD Jawa Timur 2018-2024.
Untuk memaksimalkan upaya adopsi sungai Brantas, Pemorov Jatim kolaborasi dengan delapan.perguruan tinggi negeri di Jatim.
BACA JUGA:
- Gubernur Khofifah Salurkan BLT DBHCHT Rp2,5 Miliar untuk 2.508 Buruh Linting Sampoerna Rungkut II
- Produksi Padi Jatim Naik, Gubernur Khofifah Optimis Surplus Beras
- Jadi Guest Lecture Dies Natalis ke-39 UHT, Khofifah: SDM Maritim Unggul untuk Gerbang Baru Nusantara
- Ekonomi Jatim Tumbuh 5,96 Persen, Tertinggi di Pulau Jawa

Kedelapan perguruan tinggi yang terlibat antara lain, UNAIR, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura, Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Brawijaya (UB), UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA), dan Universitas Pembangunan Nasional (UPN).
"Kolaborasi antar perguruan tinggi ini menjadi energi baru bagi Pemprov Jatim. Tambahan kekuatan ini saya yakin akan semakin mempercepat upaya penuntasan seluruh persoalan Sungai Brantas," ungkap Khofifah saat pertemuan dengan delapan perguruan tinggi tersebut di Gedung Negara Grahadi, Jum'at (22/11).

Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




