Kamis, 23 Januari 2020 00:46

Dukung Pengembangan Aplikasi "Cettar", Unesa Siap Kirim Pakar IT

Rabu, 20 November 2019 01:55 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Dukung Pengembangan Aplikasi "Cettar", Unesa Siap Kirim Pakar IT
Sosialisasi aplikasi Cettar di Gedung Gema Unesa, Jalan Ketintang, Surabaya, Selasa (19/11) petang. foto: ist.

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyambut baik aplikasi program "Cettar" (Cepat, Efektif dan Efisien, Tanggap, Transparan, Akuntabel, dan Responsif) yang diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Secara khusus, Fakultas Teknik bahkan siap mengirim sejumlah pakar IT untuk mendukung pengembangan aplikasi dari program yang dicetuskan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa tersebut.

"Program aplikasi Cettar ini kan juga linier dengan arah kebijakan Fakultas Teknik, sebagai implementasi perwujudan era Revolusi Industri 4.0," terang Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fakultas Teknik Unesa, Dedy Rahman Prehanto usai sosialisasi aplikasi Cettar di Gedung Gema Unesa, Jalan Ketintang, Surabaya, Selasa (19/11) petang.

Sosialisasi yang diikuti sekitar 500 mahasiswa tersebut, diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemprov Jatim hasil kerja sama dengan Fakultas Teknik Unesa.

Hadir dalam sosialisasi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Wahid Wahyudi mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa; serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Jatim Ardo Sahak.

Dari pihak Unesa, selain Dedy, hadir pula Wakil Rektor Bidang Akademik Unesa Prof Bambang Yulianto, Wakil Dekan Bidang Akademik Edy Sulistyo, serta Wakil Dekan Bidang Umum dan Keuangan Agus Wiyono. Sementara Rektor Unesa, Prof Nurhasan berhalangan hadir karena sedang bertugas di luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, juga dipamerkan karya-karya mahasiswa Fakultas Teknik. Ternasuk berbagai macam jenis robot, mesin, pakaian, miniatur bangunan, bahkan startup digital yang dibuat langsung oleh para mahasiswa. Hasil karya mahasiswa ini pun mendapatkan perhatian dan dukungan dari Pemprov Jatim.

Dedy menambahkan, selain mengirim pakar IT, pihaknya juga akan membantu menyosialisasikan aplikasi cettar dengan menggerakkan semua SDM IT yang dimiliki Fakultas Teknik Unesa.

"Dengan menviralkan menggunakan media IT, kami berharap aplikasi Cettar akan cepat tersosialisasikan ke seluruh masyarakat Jawa Timur," ucap Dedy.

Sementara Wahid Wahyudi menuturkan, aplikasi Cettar ini untuk menjawab tantangan teknologi 4.0 yang serba cepat. Bahan kata "Cettar" saja sudah melambangkan sebuah kecepatan, sebuah respons yang cepat.

"Ini adalah mengikuti sebuah industri 4.0 yang basic-nya adalah teknologi digital, yang esensinya adalah kecepatan," kata Wahid.

"Kalau dulu ada sebuah kalimat: Ikan besar akan memakan ikan kecil, tapi sekarang kalimat itu berubah: Ikan cepat akan memakan ikan lambat," sambungnya.

Selain itu, aplikasi Cettar sebagai media untuk menjembatani antara masyarakat Jatim, termasuk masyarakat Indonesia yang berhubungan dengan pelayanan publik Pemprov Jatim. "Silakan apabila ada masukan-masukan, kritik-kritik terhadap pelayanan publik, termasuk dalam urusan pembangunan, bisa melalui aplikasi Cettar Jatim. Sehingga Pemprov Jatim atas masukan dari masyarakat bisa merespons, bisa memperbaiki," paparnya.

Secara teknis, Ardo Sahak menambahkan, aplikasi ini untuk menjembatani agar tak ada lagi jarak terkait informasi maupun pengaduan pelayanan publik di Jatim. "Kalau terjadi hal-hal, misalnya di Pacitan atau Banyuwangi yang perlu disampaikan ke Pemprov Jatim, bisa melalui aplikasi ini yang mempersingkat jarak maupun waktu," katanya.

Soal mengapa sosialisasi dilakukan di Unesa, menurut Ardo ini yang kedua di lingkungan kampus setelah Universitas Negeri Malang (Unisma).

"Nanti insyaallah 9-10 Desember akan kita sosialisasikan lagi untuk lingkungan kita di Pemprov Jatim. Untuk siapa? untuk teman-teman OPD, termasuk teman-teman Dinas Kominfo kabupaten/kota," paparnya.

Dengan demikian, tandas Ardo, aplikasi ini semakin dipahami masyarakat Jatim secara luas. "Kalau ini sudah tersosialisasikan secara luas, nanti masyarakat akan terbiasa dengan aplikasi ini," katanya. (mdr/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Selasa, 21 Januari 2020 13:25 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...