Sabtu, 04 Juli 2020 12:30

Wisata Budaya Taneyan Lanjhang Pamekasan Mulai Pikat Wisatawan

Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Erri Sugianto
Wisata Budaya Taneyan Lanjhang Pamekasan Mulai Pikat Wisatawan
Wisata budaya Taneyan Lajhang di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rumah adat khas Madura.

Rumah adat Taneyan Lanjhang yang berada di Kecamatan Larangan ini merupakan rumah adat dari orang Madura. Hingga kini, rumah-rumah itu masih terjaga keasliannya, terdiri dari sebelas rumah yang berjajar dengan halaman panjangnya (Taneyan Lanjhang).

Wisatawan yang berkunjung ke Taneyan Lanjhang akan dimanjakan dengan sajian musik Gebluk, kuliner khas di antaranya nasi jagung, sayur kelor, ikan tongkol, teri, sambel petis, sop lorjuk, kripik singkong, kue gebuk, kocor (red. kue cucur), los-elos (red. lemmet), kopi jahe, polak (red. minuman dari gula siwalan, jahe, dan sereh), dan la'ang (red. nira siwalan).

Di Taneyan Lanjhang, wisatawan dipandu berjalan-jalan berkeliling Dusun Buddagan untuk menikmati suasana desa. Mereka juga bisa melihat secara langsung lokasi pembuatan tomang (tungku dari tanah liat-red).

Di Taneyan Lanjhang, para tamu juga bisa berbelanja batik Pamekasan yang sudah banyak dikenal oleh berbagai kalangan pencinta batik dari berbagai kota, bahkan juga diminati hingga luar negeri.

"Kesannya luar biasa dan alami. Terima kasih kesempatan kami tinggal di sini. Mengenal budaya Madura, mengenal lain-lain yang kami belum tahu menjadi tahu di sini. Waktunya kurang banyak, tapi pengalaman bagi kami singkat tapi berkesan. Sungguh luar biasa," ungkap Marina, salah seorang pengunjung dari Yogyakarta, Jumat (15/11/19).

Bahkan salah satu pengunjung dari Malang ingin sekali mengenal adat istiadat orang Madura, mulai dari sejarah rumah adat Taneyan Lanjhang. "Saya sangat tertarik dengan filosofi orang Madura dilihat dan dipelajari bentuk rumah yang mengedepankan kekeluargaan, dengan rumah yang sama bentuknya dan berjejer rapi," ungkap Bella yang masih menjalani kuliah tersebut.

Taneyan Lanjhang memang mengandung banyak filosofi. Rumah-rumahnya tidak ada pintu dari belakang, juga adanya kobung yang menunjukkan cara lelaki Madura menjaga martabat istrinya.

“Dengan begitu, sungguh istiadat orang Madura yang sangat menjaga keluarganya dan kuatnya rasa persaudaraan dari orang Madura," ujarnya kagum.

Saat wartawan BANGSAONLINE.com berkunjung ke Taneyan Lanjhang, ada sekitar 50 orang para pencinta budaya yang tergabung di Departemen Oikmas GKI Klasis Madiun mengadakan live in dengan peserta dari beberapa daerah di Jawa. Di antaranya dari Yogyakarta, Malang, Surabaya, Madiun, Sidoarjo. (err/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...