Museum Surabaya.
Dibangun pada abad ke-20, rumah ini ditempati oleh pencipta lagu Indonesia Raya, Wage Rudolf (W.R.) Soepratman setelah pindah dari Pemalang ke Surabaya pada 1937. Tidak sendiri, ia juga tinggal di rumah ini bersama Ny. Rokijem (saudari W. R. Soepratman) beserta keluarga. Rumah sederhana ini memiliki dua kamar utama, dengan satu ruang tamu, satu kamar kecil, dan satu ruangan dapur. Pengunjung dapat melihat dan menikmati koleksi-koleksi yang berhubungan dengan W. R. Soepratman di rumah ini. Koleksi-koleksi tersebut tersebar di sejumlah ruangan.
Alamat : Jl. Mangga No.21, Tambaksari
Jam Operasional
Selasa – Minggu : 09.00 – 17.00
Senin : TUTUP
Gratis
4. Museum Dr. Soetomo

Museum Dr. Soetomo adalah museum khusus yang menampilkan riwayat hidup Dr. Soetomo, tokoh pergerakan sekaligus salah satu pendiri organisasi Boedi Oetomo. Diresmikan oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pada November 2017, museum ini bertempat di kompleks Pendopo Gedung Nasional Indonesia (GNI) Jalan Bubutan No. 85-87 Kota Surabaya. Museum Dr. Soetomo menyimpan 328 koleksi berupa alat-alat kesehatan dan foto-foto.
Alamat : Jl. Bubutan No.85-87, Bubutan
Jam Operasional
Senin - Jum’at : 08.00 – 16.00
Sabtu - Minggu : 07.00 – 15.00
Gratis
Museum Kota Surabaya berisi sekitar 1.000 benda-benda bersejarah yang berkaitan dengan perjalanan Kota Surabaya dari waktu ke waktu. Museum yang berlokasi di lantai 1 Gedung Siola ini dibuka mulai 3 Mei 2015. Gedung Siola sendiri merupakan bangunan cagar budaya yang menjadi saksi bisu pertempuran 10 Nopember di Surabaya. Sedangkan koleksi Museum Surabaya sangat beragam, mulai dari foto daftar Wali Kota Surabaya sejak zaman kolonial Belanda, Jepang sampai sekarang; arsip kependudukan sejak tahun 1837; pakaian petugas pemadam kebakaran sejak zaman Belanda; hingga alat transportasi tradisional Surabaya, becak.
Alamat : Jl. Tunjungan 1-3 Gedung Siola Lantai 1
Jam Operasional
Selasa – Minggu : 09.00 – 21.00
Senin : TUTUP
Gratis
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




