Sabtu, 04 Juli 2020 09:14

Fajar: Preseden Buruk Jika Jaksa Keok dalam Praperadilan Sekda Gresik

Kamis, 07 November 2019 12:21 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Syuhud
Fajar: Preseden Buruk Jika Jaksa Keok dalam Praperadilan Sekda Gresik
A. Fajar Yulianto, S.H.

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Direktur LBH Fajar Trilaksana, A. Fajar Yulianto, S.H. mengaku mencermati pemberitaan media terkait jalannya persidangan praperadilan Sekda Gresik Andhy Hendro Wijaya yang digelar PN Gresik. Khususnya, sidang yang digelar Rabu (6/11) lalu dengan agenda keterangan saksi ahli Prof. Dr. Prio Jatmiko.

"Jadi menurut saya wajar jika kuasa hukum dengan percaya dirinya ingin menegaskan dan memperkuat dalil permohonannya bahwa penetapan tersangka terhadap kliennya tidak sah," ujar Fajar kepada BANGSAONLINE.com, Kamis (7/11).

"Namun demikian, apakah benar serta merta bahwa putusan perkara mantan Plt. Kepala BPPKAD, M. Muktar menjadi dasar penyidikan? Saya pikir ini tidak. Di tubuh jaksa masih ada PerJa 39 tahun 2010, tentang juknis penyidikan tindak pidana khusus," papar dia.

Menurut Fajar, Jaksa pasti membuat Berita Acara (BA) baru. Jaksa juga tidak gegabah dan telah menemukan 2 alat bukti yang cukup sebagaimana diisyaratkan pasal184 KUHAP. Putusan Muktar bukan merupakan klasifikasi satu di antara dua alat bukti tersebut. Putusan hanya sebagai bukti petunjuk saja.

Karena itu, ia berharap agar Kejari Gresik tidak sampai kalah dalam sidang praperadilan Sekda Andhy Hendro Wijaya. "Jika kejaksaan keok dalam praper Sekda Gresik ini, maka merupakan preseden buruk terhadap penegakan hukum di Gresik," tegasnya.

Fajar berharap Kejaksaan masih menjaga harga dirinya untuk menegakkan marwahnya sesuai yang diamanatkan pasal 2 ayat (2) UU No. 16 tahun 2004, yang pada pokok intinya untuk melaksanakan kekuasaan negara di bidang penuntutan, maka harus merdeka tidak terintevensi oleh kekuasaan apapun.

"Kami juga berharap Hakim juga demikian, tidak memutus perkara ini secara gegabah. Harus berani merdeka tidak bisa terintervensi dan pengaruh dari kekuasaan apapun. Hal ini sebagaimana yang diamanatkan oleh pasal 24 ayat (1) UUD 1945," pungkas dia. (hud/ns)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Rabu, 01 Juli 2020 18:44 WIB
Oleh Fandi Akhmad Yani (Gus Yani)*Kring... Kring.. Kring.. "Hallo Pak Ketua". Terdengar suara lirih dari depan kantor DPRD Gresik saat saya keluar dari kantor. Adalah Mbah Amang Genggong. Sudah menjadi kebiasaannya setiap kali melintas di depan ged...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Jumat, 03 Juli 2020 22:23 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...