Sabtu, 16 November 2019 03:02

​Jenguk Korban Ambruknya SDN Gentong, Khofifah: Mereka harus Dapat Trauma Healing and Counseling

Rabu, 06 November 2019 12:10 WIB
Editor: Tim
​Jenguk Korban Ambruknya SDN Gentong, Khofifah: Mereka harus Dapat Trauma Healing and Counseling
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menjenguk korban selamat SDN Gentong Kota Pasuruan yang ambruk di RSUD Soedarsono Pasuruan, Selasa sore (6/11/2019). foto: istimewa/ bangsaonline.com

PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa minta agar para korban selamat SDN Gentong Kota Pasuruan yang ambruk mendapatkan pendampingan trauma healing dan trauma counseling. Menurut dia, mereka tetap membutuhkan pendampingan secara psychosocial agar mereka kelak tak mengalami trauma saat kembali menjalani kegiatan belajar mengajar di kelas.

Hal itu disampaikan Khofifah usai melakukan kunjungan ke RSUD Soedarsono Pasuruan, tempat para siswa korban selamat dirawat dan menjalani pengobatan, Selasa (5/11) sore. Dalam kunjungan tersebut, beberapa orang tua wali murid menyampaikan bahwa anak-anak mereka mengalami trauma. Maka Khofifah ingin para siswa mendapatkan pendampingan para psikolog untuk trauma healing dan trauma counseling.

"Kita memberikan kewenangan pada Pemerintah Kota Pasuruan untuk melakukan indentifikasi, adakah anak-anak yang masih memiliki trauma, pasca ambruknya SDN Gentong, sekolah mereka," kata Khofifah.

Menurut dia, para siswa yang mengalami trauma harus mendapatkan penanganan yang tepat. Jangan sampai kejadian ini justru akan membuat mereka trauma dan memiliki ketakutan saat kegiatan belajar mengajar di kelas. Menurutnya pendampingan oleh para psikolog akan berdampak baik karena mereka bisa menggali informasi yang dibutuhkan dengan cara-cara yang tak membuat siswa kembali merasakan trauma.

Tidak hanya itu, mantan Menteri Sosial RI ini juga menegaskan bahwa seluruh korban SDN Gentong yang ambruk dan dirawat di rumah sakit tidak boleh dipungut biaya. Khofifah menyebut semua biaya pengobatan dan perawatan korban menjadi tanggungan pemerintah. Hal tersebut sudah ia komunikasikan bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan juga jajaran terkait di Pemerintah Kota Pasuruan. Dengan harapan, para korban tidak lagi terbebani dengan pikiran biaya rumah sakit setelah tertimpa musibah.

"Dari sisi medik, saya sudah sampaikan Kadinkes Provinsi Jawa Timur yang hari ini bersama saya ke Rumah Sakit untuk memastikan bahwa semua korban yang dirawat di RS tidak boleh dikenakan biaya. Semua biaya ditanggung pemerintah," tandasnya.

Selain menjenguk para siswa korban selamat dari ambruknya SDN Gentong Pasuruan, Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri takziah ke kediaman duka dari IA (8) siswa kelas 2 dan SAW (19) guru pengganti di SDN Gentong. Diiringi tangis haru keluarga yang ditinggalkan, Khofifah mengajak para pelayat untuk berdoa bersama.

"Tentu atas nama kita semua, kita turut berduka cita atas meninggalnya ananda IA dan juga guru pengajar SAW. Kita berdoa semoga keduanya dipanggil di sisi Allah dalam keadaan husnul khotimah. Keluarganya dibeti kesabaran, ketabahan dan ikhlas," pungkas Khofifah. (tim)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Kamis, 14 November 2019 13:45 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan anak ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...