Jumat, 13 Desember 2019 04:42

Trauma Tak Mau Sekolah, Orang Tua Siswa SMPN di Blitar Korban Bullying Mengadu ke Polisi

Senin, 04 November 2019 16:07 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Trauma Tak Mau Sekolah, Orang Tua Siswa SMPN di Blitar Korban Bullying Mengadu ke Polisi
Ilustrasi

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Orang tua siswa kelas VII sebuah SMPN di Kabupaten Blitar mengadu ke Satreskrim Polres Blitar. Pengaduan ini dilakukan setelah si anak trauma tak mau sekolah karena menjadi korban bullying teman-temanya sendiri.

"Minggu siang kemarin orang tua korban datang ke Satreakrim Polres Blitar untuk membuat pengaduan. Kemudian diarahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk penanganan selanjutnya," ungkap Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Senin (4/11/2019).

Menanggapi aduan ini, Unit PPA merespons cepat dengan langsung melakukan penyelidikan, serta memintai keterangan keluarga korban dan korban. Selain itu, petugas juga menggali informasi ke sekolah tempat aksi bullying tersebut dilakukan.

"Nah hari ini mengingat TKP berada di sekolahan, untuk mempermudah penyelidikan, tim menggali informasi ke sekolah tersebut," imbuhnya.

Menurut dia, selain proses penyelidikan pihak kepolisian juga melakukan visum fisik dan visum psikologis terhadap korban. Selain itu pihaknya juga mendatangkan tim trauma healing untuk memulihkan kondisi psikis korban.

"Kanit PPA sudah koordinasi dengan P2TP2A Kabupaten Blitar. Proses trauma healing kami utamakan. Karena berdasarkan informasi, hal ini kan sesuatu yang sudah berulang kali dialami korban. Untuk itu kita pulihkan dulu psikis korban sambil berjalan proses penyelidikan," tegasnya.

Sementara, polisi akan bertindak lebih proaktif terhadap beberapa nama siswa yang disebut korban sebagai korban bullying. "Mereka semua di bawah umur. Untuk itu kami akan melakukan tindakan yang pro aktif. Jangan sampai hal ini nantinya menghampat proses pendidikan mereka," tuturnya.

Keterangan keluarga, korban mendapatkan tindakan bullying terakhir saat Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10). Korban sempat pingsan dan diantar pulang ke rumah oleh pihak sekolah. Sebelumnya, korban juga sudah beberala kali mengeluhkan sakit di bagian tubuhnya. Keluarga juga sempat membawa korban ke RSUD Ngudi Waluyo untuk memeriksakan keluhan korban. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Kamis, 12 Desember 2019 12:27 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Di penghujung tahun 2019, Jawa Timur Park (JTP) 3 Kota Batu kembali menghadirkan theme park terbaru yang tidak kalah menarik dengan theme park lainnya, yakni Milenial Glow Garden (MGG). Obyek wisata Spektakuler Lighting ...
Senin, 09 Desember 2019 23:53 WIB
Oleh: Sila Basuki, S.H., M.B.A. Tren kemenangan seorang calon independen dalam pilkada Kota Surabaya akan sangat mungkin terjadi, mengingat di beberapa kota lain juga bisa terjadi. Berkat Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008, tentang p...
Sabtu, 30 November 2019 20:10 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*76. Wa-in kaaduu layastafizzuunaka mina al-ardhi liyukhrijuuka minhaa wa-idzan laa yalbatsuuna khilaafaka illaa qaliilaan.Dan sungguh, mereka hampir membuatmu (Muhammad) gelisah di negeri (Mekah) karena engkau h...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...