Bupati Blitar Rijanto saat mengunjungi peternak telur puyuh di Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun.
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Bupati Blitar Rijanto mendorong para peternak puyuh untuk membentuk organisasi resmi. Hal ini diungkapkan Rijanto usai mengunjungi peternak telur puyuh di Desa Tawangrejo, Kecamatan Binangun.
Menurut dia, hal ini perlu dilakukan sebagai langkah strategis peternak untuk meningkatkan taraf produksi telur puyuh di Kabupaten Blitar.
BACA JUGA:
- PAD Kabupaten Blitar 2025 Hampir Capai Target, Dewan Soroti Retribusi
- ASN di Blitar Wajib Hadir ke Kantor, Bupati Sebut WFA Tunggu Arahan Pemerintah Pusat
- Bupati Rijanto Apresiasi DPRD atas Pengesahan Enam Perda Strategis untuk Kemajuan Kabupaten Blitar
- Pemkab Blitar Revitalisasi Lahan Eks Pasar Kanigoro Jadi Ruang Publik
"Ini adalah potensi, sekarang telur puyuh ini penjualannya sudah lintas kecamatan, bukan lintas desa. Saran saya, ke depan harus segera dibuatkan koperasi, sebagai manajemen keuangan dan permodalan. Organisasi juga bisa dibentuk supaya nanti usaha ternak telur puyuh bisa lebih berkembang," ungkap Rijanto, Senin (4/11/2019).
Dalam hal ini, bupati meminta Dinas Koperasi dan Usaha Mikro beserta Dinas Peternakan dan Perikanan Kabuoaten Blitar untuk melakukan pembinaan kepada para peternak puyuh. Selain pembinaan bupati meminta dinas terkait untuk melakukan pendampingan pendirian koperasi kepada peternak puyuh.
"Dinas terkait harus turun melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap para peternak puyuh. Pemkab harus hadir untuk memajukan potensi ini," imbuhnya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini berharap, usaha para peternak puyuh ini kedepan semakin berkembang dari segi ternak maupun ekspansi penjualan telur puyuh itu sendiri. Dimana hal tersebut akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan ekonomi peternak puyuh. (adv/humas)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




