Selasa, 15 Juni 2021 14:02

Dari Akes Jadi Stikes, Sekolah Kesehatan Ini Siap Cetak Lulusan Terbaik

Minggu, 03 November 2019 06:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Dari Akes Jadi Stikes, Sekolah Kesehatan Ini Siap Cetak Lulusan Terbaik

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Akademi Kesehatan (Akes) Rajekwesi Bojonegoro, Jawa Timur resmi berganti nama menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Rajekwesi. Pergantian nama itu ditandai dengan penyerahan SK dan penandatanganan prasasti di aula kampus setempat, Sabtu (2/11/2019).

Dengan bergantinya nama Kampus yang terletak di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu, tentu ke depan Stikes Rajekwesi bersiap mencerdaskan tenaga kesehatan di Kota Ledre terberlanjut dan terus dikembangkan.

Hadir dalam prosesi penyerahan SK di antaranya, Dr. Ir. Patdono suwignjo M.Eng.SC selaku Dirjen Kelembagaan Iptek Dikti dan Wakil Bupati Bojonegoro, Budi Irawanto.

Tampak hadir pula Asisten I Pemkab Bojonegoro Djoko Lukito, serta Sekda Pemkab Bojonegoro Nurul Azizah, Plt Kepala Dinkes dr. Hernowo, dan seluruh civitas akademik Stikes Rajekwesi Bojonegoro.

BACA JUGA : 

Siswa Asal Jatim Terbanyak, 110.459 Calon Mahasiswa Lolos SNMPTN 2021

​Tingkatkan Kompetensi Akademik Anggota, Fraksi PDIP DPRD Jatim Gandeng Untag

Gandeng Tuban Humanity dan Rengganis, Unirow Canangkan Pengadaan Kaki Palsu

Didaulat Jadi Ketua Umum, Afandi Siap Perjuangkan Dosen Tetap Non PNS Jadi ASN

Beberapa undangan lainnya yang hadir Ketua Aspertib (Asosiasi Perguruan Tinggi Bojonegoro) Hasan Bisri, perwakilan Forkopimda, organisasi profesi kesehatan seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia), IBI (Ikatan Bidan Indonesia)m dan yang lainnya. Termasuk organisasi masyarakat dan kepala sekolah SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bojonegoro.

"Dengan menjadi Stikes Rajekwesi ini kami ingin memajukan dan melanjutkan lulusan kesehatan lebih baik lagi," kata pembina yayasan yang menaungi Stikes Rajekwesi Bojonegoro, Imam Soepardi saat peresmian perubahan bentuk Akes Rajekwesi menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro.

Imam Supardi juga menceritakan sejarah panjang keberadaan berdirinya Akes Rajekwesi yang diinisiasi lima orang pendiri. Tetapi seiring berkembangnya zaman, kampus yang sudah meluluskan ratusan tenaga kesehatan itu mampu menjawab tantangan zaman terutama di Bojonegoro.

Sementara itu Direktur Akes Rajekwesi, Fidrotin Azizah terharu dan senang dengan perubahan nama Akes Rajekwesi menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro. Sebab upaya dan kerja keras civitas mampu diwujudkan sekarang ini.

"Semua berporses sesuai mekanisme dan aturan pendidikan. Ini sebuah anugerah perubahan Akes menjadi Stikes Rajekwesi Bojonegoro, mimpi besar sekarang bisa terwujud," ungkapnya.

Ditambahkan, sekarang ini ada program studi (prodi) yang sudah berjalan yakni D3 keperawatan, D3 kebidanan dan D3 Teknologi Bank Darah (salah satu dari hanya 10 Prodi serupa di Indonesia). Serta S1 Farmasi dan segera dibuka S1 Keperawatan & Profesi Ners, dan S1 Kebidanan & Profesi Bidan.

"Semangat bersama mewujudkan semuanya. Ke depan bisa menjadi institut atau bahkan menjadi Universitas," pungkasnya. (nur/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Selasa, 15 Juni 2021 06:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com-RUU Pajak makin ramai dan kontroversial. Tapi suara fraksi-fraksi di DPR kali ini menolak. Alias tak mendukung rencana pemerintah.Apa benar ini karena Pilpres sudah dekat? Atau karena para pimpinan parpol belum dipanggil pr...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...