Warga Desa Jadi Bersikukuh Tolak Proyek Seismik PHE TEJ

Warga Desa Jadi Bersikukuh Tolak Proyek Seismik PHE TEJ Warga berbondong-bondong mendatangi Balai Desa Jadi.

"Lokasi yang akan dibor ini sangat dengan dengan sumber mata air, bahkan jaraknya ada yang kurang dari 20 meter, kami sangat khawatir akan berakibat rusaknya mata air itu," imbuhnya.

Di tempat yang sama, Kepala Desa Jadi, Munir menjelaskan bahwa Pertamina telah melakukan sosialisasi terkait uji seismik ini, sekitar bulan Agustus lalu. Namun, pada saat itu dirinya sedang ada acara keluarga, sehingga harus meninggalkan tempat sosialisasi.

"Sosialisasi itu sudah pernah dilakukan di sini, namun pada saat itu saya tidak hadir karena ada keperluan lain," ujar Munir.

Terkait tuntutan warga, Kades Munir mengaku tak bisa langsung menanggapinya. "Karena harus melalui mekanisme yang dilalui bersama dengan perangkat desa yang lain," katanya.

"Mari kita duduk bersama dengan pihak terkait untuk mencari solusi terbaik. Kami akan menerima perwakilan warga untuk duduk bersama merumuskan permasalahan ini," tuturnya.

Sementara Perwakilan Humas PHE-TEJ Ulin Najah mengaku akan kembali mengomunikasikan hal ini dengan warga. Ia menyatakan bahwa hasil mediasi dengan perwakilan warga dengan Tim Asistensi Pemkab Tuban, Muspika, dan Pemdes berakhir positif. Ia mengklaim warga dapat menerima dengan kesepakatan harus didata ulang, serta ikut mengawal berjalannya pekerjaan sampai selesai.

"Kami juga akan memberikan sumbangan CSR kepada warga desa," ungkapnya.

juga berterima kasih Kepada Pemkab, Muspika Kecamatan Semanding, Pemerintah Desa Jadi, serta warga yang sudah mendukung suksesnya mediasi ini.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak terkait yang mendukung proyek negara ini," pungkasnya. (gun/rev)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Berita Terkait

BANGSAONLINE VIDEO