Jumat, 07 Agustus 2020 15:43

Sasar Pelajar, Pengedar Pil Koplo di Klagen Diringkus Polsek Sukodono Sidoarjo​

Kamis, 24 Oktober 2019 20:48 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
Sasar Pelajar, Pengedar Pil Koplo di Klagen Diringkus Polsek Sukodono Sidoarjo​
Pelaku pengedar pil koplo bersama barang bukti.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Unit Reskrim Polsek Sukodono berhasil meringkus seorang tersangka pengedar pil koplo yang kerap menyasar para pelajar sebagai konsumen. 

Tersangka adalah Pandi Firman Alam (28), warga Dusun Klagen, Desa Wilayut, Kecamatan Sukodono. Sebanyak 1.650 butir pil koplo berhasil disita dari tangan tersangka sebagai barang bukti.

Kapolsek Sukodono AKP Eka Anggriana menceritakan, sebelum tersangka diringkus pihaknya kerap mendapat laporan keresahan masyarakat di sekitar desa tersebut. Pasalnya, banyak pemuda maupun kalangan pelajar yang kedapatan mengonsumsi pil koplo.

Karena itulah, polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. Sejumlah keterangan saksi dan informasi berhasil dikumpulkan. 

“Kita tau jika pengedarnya adalah tersangka Pandi,” urai mantan Wakasat Lantas Polresta Sidoarjo itu.

Tak mau kehilangan kesempatan, polisi langsung memburu keberadaan tersangka. Upaya itu membuahkan hasil, polisi berhasil menangkap pria berambut tebal itu.

Sejumlah barang bukti juga berhasil disita saat polisi menggeledah rumah tersangka. Di antaranya: 1.650 butir pil koplo siap edar, uang Rp 25 ribu hasil penjualan, dan handphone sebagai sarana komunikasi dengan pembeli.

Tersangka dan barang bukti langsung digelandang ke Mapolsek Sukodono untuk penyelidikan lebih lanjut. Di hadapan penyidik, tersangka mengaku menjual obat terlarang itu dengan harga eceran. Ia mengemas dalam sejumlah poket kecil dengan harga Rp 25 ribu dan Rp 100 ribu. 

“Beli dengan cara ranjau, Rp 900 ribu,” terang tersangka saat ditemui di Mapolsek Sukodono.

Eka melanjutkan, dari penyelidikan juga, tersangka mengakui jika baru menjalankan bisnis haram itu selama dua bulan terakhir. Memang tidak jarang pelajar dan anak muda yang mampir membeli obat terlarang itu.

Dengan diringkusnya satu pengedar pil koplo itu diharapkan keresahan masyarakat dapat teratasi. Eka juga mengimbau kepada para orangtua untuk mengawasi aktivitas dan barang-barang milik anaknya. Hal itu untuk meminimalisir para pelajar khususnya agar terhindar dari peredaran pil koplo maupun narkotika. (cat/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...