Selasa, 21 Januari 2020 11:48

Warga Pare Ngaku Polisi, Dibekuk Polisi Beneran Usai Merampas HP

Rabu, 23 Oktober 2019 12:12 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Warga Pare Ngaku Polisi, Dibekuk Polisi Beneran Usai Merampas HP
Wakapolres Blitar Kota Kompol Nur Halim saat memeriksa motor yang dipakai M Nizar untuk merampas hp.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - M Nizam (37) warga Pare, Kediri diamankan polisi usai melakukan aksi perampasan HP di Jalan Kapuas, Kecamatan Kepanjen Kidul, Kota Blitar. Untuk menakut-nakuti korban, Nizam yang baru bebas dari Lapas Madiun atas kasus yang sama ini mengaku sebagai polisi.

Saat beraksi, Nizam menggunakan jaket hitam serta motor Honda CBR. Penampilan pelaku ini semakin meyakinkan korban bahwa pelaku adalah polisi berpakaian preman yang sedang berpatroli.

"Modusnya yang bersangkutan berpura-pura sebagai petugas kepolisian berpakaian preman yang sedang berpatroli," ungkap Waka Polres Blitar Kota Kompol Nur Halim, Rabu (23/10/2019).

Nur Halim menjelaskan, kronologi kejadian berawal saat pelaku bertemu dengan tiga orang pemuda di Jalan Kapuas, Kota Blitar 12 Oktober lalu. Ketiganya kemudian didatangi pelaku yang mengaku polisi.

Saat itu pelaku langsung menggeledah ketiga korban dan merampas tiga buah HP dan dompet. Setelah berhasil merampas barang berharga, pelaku meminta korban menunggu di pos kamling, sementara pelaku kabur dengan alasan akan mengecek HP milik korban ke kantor polisi terdekat.

"Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Pelaku berhasil diamankan saat sedang berada di wilayah Kanigoro, Kabupaten Blitar," imbuhnya.

Sementara saat pers rilis di Mapolres Blitar Kota, pelaku mengaku modus menjadi polisi gadungan itu terlintas begitu saja di pikirannya sebelum beraksi. Ide ini muncul karena sejak kecil pelaku bercita-cita menjadi polisi.

"Terlintas di pikiran untuk mengaku polisi, biar korban takut dan biar menyerahkan barangnya," kata Nizam di kantor polisi.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Selain tiga buah HP dan dompet hasil rampasan, di rumah pelaku polisi juga menemukan beberapa HP lain yang diduga juga hasil kejahatan.

Kini pria yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku diancam dengan pasal 362 KUHP dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Senin, 20 Januari 2020 10:16 WIB
KOTA BATU, BANGSAONLINE.com - Lembah Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu tidak hanya menyimpan potensi wisata pemandian air panasnya yang sangat terkenal itu.Satu aset wisata terpendam Kota Batu yang belum tergali adal...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Senin, 20 Januari 2020 14:29 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...