Sabtu, 04 April 2020 05:22

Kembangkan OTT BPPKAD Gresik, Kejari Gresik Periksa Sejumlah Kabid

Senin, 14 Oktober 2019 18:20 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Kembangkan OTT BPPKAD Gresik, Kejari Gresik Periksa Sejumlah Kabid
Tampak salah satu penyidik sedang mengintip di pintu masuk kantor Kejari Gresik. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik mulai mengembangkan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) mantan Plt Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Gresik, M. Muktar yang telah divonis 4 tahun penjara. Pengembangan ini merupakan tindak lanjut dari perintah Hakim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Surabaya.

Senin (14/10), tim pidana khusus (Pidsus) Kejari Gresik memeriksa sejumlah kepala bidang (Kabid) dan Kasubag BPPKAD Gresik. Pemeriksaan dilakukan mulai pukul 09.00 WIB. Namun, hingga pukul 16.00 WIB, sejumlah pejabat yang diperiksa belum keluar dari ruang penyidik Pidsus. Mereka yang diperiksa hanya diberikan waktu istirahat untuk makan siang, salat dzuhur, dan ashar.

Informasi yang dihimpun BANGSAONLINE.com menyebutkan, sejumlah pejabat yang diperiksa di antaranya, Kabid Anggaran Mat Yazid, Kabid PBB dan BPHTB Mustofa, Kabid Keuangan Anis Nurul Aini, Kabid Penagihan dan Pelayanan Ahmad Haris Fahman, dan Kabid PDL Farida Haznah.

Salah satu penyidik Pidsus Kejari Gresik kepada wartawan membenarkan pemeriksaan sejumlah pejabat BPPKAD. Menurutnya, pemanggilan mereka untuk dimintai sebagai saksi.

Menurut penyidik tersebut, pemeriksaan dimaksud sebagai tindak lanjut surat perintah penyidikan lanjutan yang sudah dikeluarkan. Tim Jaksa Pidsus langsung mengambil langkah cepat dengan memanggil tujuh orang saksi pada Senin (14/10) ini.

"Hari ini (Senin, Red) ada 7 orang saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan terkait pengembangan potongan jasa insentif di BPPKAD Gresik. Tapi yang datang cuma 6 orang yakni kabid, dan kasubag di BPPKAD," ungkap salah satu penyidik yang mewanti-wanti namanya tak dimediakan.

Pemeriksaan pejabat di BPPKAD juga dibenarkan oleh petugas security A. Iqbal. Menurut dia, ada enam orang yang masuk ke ruangan Pidsus. "Saya tidak tahu kepentingannya apa, saya hanya melihat keenam orang masuk ke ruang Pidsus sekitar pukul 09.00 WIB," katanya.

Sejumlah Kabid dan Kasubag BPPKAD terkait belum memberikan klarifikasi soal pemeriksaan oleh Pidsus Kejari Gresik. Begitu juga, dengan Kasi Pidsus Kejari Gresik Andrie Dwi Subianto, maupun Kasi Intel Bayu Probo Sutopo, juga belum memberikan penjelasan materi pemeriksaan. (hud/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 28 Maret 2020 14:13 WIB
Oleh: M Cholil NafisSaat saya wawancara di TV atau radio banyak pertanyaan tentang hadits yang menyebutkan bahwa orang yang meninggalkan jum’atan tiga kali berturut-turut jadi keras hatinya bahkan ada yang menyebut kafir dan wajib bersyahadat kemba...
Sabtu, 28 Maret 2020 23:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*85. Wayas-aluunaka ‘ani alrruuhi quli alrruuhu min amri rabbii wamaa uutiitum mina al’ilmi illaa qaliilaan.Dan mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang ruh. Katakanlah, “Ruh itu termasuk urusan Tuhanku,...
Jumat, 20 Maret 2020 00:31 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...