Sabtu, 31 Oktober 2020 22:51

Warga yang Mengganggu Laju Mobil Damkar dan Ambulans Bakal Dilaporkan Polisi

Kamis, 10 Oktober 2019 00:37 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Arianto
Warga yang Mengganggu Laju Mobil Damkar dan Ambulans Bakal Dilaporkan Polisi

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengganggu laju mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dan ambulans yang sedang menjalankan tugas. Untuk itu, Pemkot Surabaya akan memasang dash camera atau CCTV di setiap mobil ambulans dan unit kendaraan tim penolong lainnya.

Nantinya, warga yang kendaraannya terdeteksi dash cam mengganggu laju ambulans atau mobil damkar, akan dilaporkan ke pihak kepolisian agar diberi tindakan tegas.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, mobil ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan penolong lainnya harus mendapatkan prioritas dari pengguna jalan lain. Sebab, laju kendaraan tim penolong itu harus cepat dan tepat waktu agar mereka bisa segera membantu orang sakit dan melakukan tugas kemanusiaan lainnya.

“Banyak tantangan yang harus dihadapi oleh pengemudi ambulans atau mobil damkar, pengemudi itu harus bisa membawa kendaraan datang secepat mungkin ke lokasi warga yang membutuhkan pertolongan,” kata Wali Kota Risma saat ditemui di ruang kerjanya Balai Kota, Rabu (09/10/2019).

Namun demikian, ia mengungkapkan, bahwa yang terjadi di lapangan, masih banyak pengguna jalan baik kendaraan roda dua maupun empat yang mengganggu atau menghalangi laju ambulans dan mobil tim penolong lainnya. “Bahkan tidak jarang mereka juga membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya ke depan bakal melengkapi kendaraan damkar, mobil ambulans, hingga unit kendaraan tim penolong lain dengan dash cam. Nantinya nomor polisi kendaraan yang terdeteksi menghalagi laju ambulans atau damkar, bakal dilaporkan ke pihak kepolisian agar diberikan sanksi tegas.

“Kan sudah ada Undang-Undang yang mengaturnya,” jelas Wali Kota Risma. Hal ini sebagai mana diatur dalam Pasal 134 Undang-Undang LLAJ (Lalu Lintas dan Angkutan Jalan), Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1993, Pasal 65 ayat 1 menyebutkan, bahwa kendaraan ambulans, pemadam kebakaran, dan kendaraan polisi yang menyalakan sirine dalam menjalankan tugas, harus diberikan prioritas jalan.

Karena itu, Wali Kota Risma kembali menegaskan bahwa pihaknya bakal melengkapi ambulans, mobil pemadam kebakaran, hingga unit penolong lain milik Pemkot Surabaya dengan kamera CCTV. “Biar bisa kita laporkan ke polisi nomor kendaraan yang menghalangi laju mobil ambulans dan pemadam kebakaran,” pungkasnya. (ian/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Sabtu, 31 Oktober 2020 19:03 WIB
BATU, BANGSAONLINE.com - Libur cuti bersama menyambung akhir pekan (long weekend) Oktober 2020 ini dimanfaatkan masyarakat mengunjungi beberapa tempat wisata. Salah satunya di Kota Wisata Batu.Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pun memantau la...
Senin, 12 Oktober 2020 19:15 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) minta para kepala daerah meniru Jawa Timur dan Sulawesi Selatan dalam menangani Covid-19. Dua provinsi tersebut – menurut Jokowi - mampu menekan angka kasus Covid-19."Saya mencata...
Kamis, 22 Oktober 2020 10:40 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*34. wakaana lahu tsamarun faqaala lishaahibihi wahuwa yuhaawiruhu anaa aktsaru minka maalan wa-a’azzu nafaraandan dia memiliki kekayaan besar, maka dia berkata kepada kawannya (yang beriman) ketika bercakap-ca...
Sabtu, 31 Oktober 2020 10:28 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...