Senin, 18 November 2019 17:51

Sosialisasi Redesain USO, Satya Yudha Ajak Warga Bojonegoro Bijak Bermedsos

Minggu, 29 September 2019 19:01 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Eky Nurhadi
Sosialisasi Redesain USO, Satya Yudha Ajak Warga Bojonegoro Bijak Bermedsos
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Yudha saat Sosialisasi Redesain USO (Universal Service Obligation) dengan tema "Waspada Berita Hoax di Tahun 2019".

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Satya Yudha prihatin dengan banyaknya berita-berita hoax yang terus terjadi belakangan ini. Ia mengimbau kepada masyarakat agar bijak dan cermat dalam menggunakan media sosial.

Hal itu disampaikan politikus Partai Golkar ini saat menggelar Sosialisasi Redesain USO (Universal Service Obligation) dengan tema "Waspada Berita Hoax di Tahun 2019" di Bojonegoro, Minggu (29/9) siang.

Di akhir pengabdiannya sebagai anggota DPR RI ini, ia ingin terus memberikan manfaat kepada masyarakat, serta menjembatani pemerintah terkait banyaknya berita hoax, masalah viral, serta ujaran kebencian yang ujungnya mengarah pada perpecahan.

"Sosialisasi ini tujuannya supaya masyarakat paham dan tidak mudah terprovokasi dengan banyaknya berita-berita bohong atau hoax," ujar Satya Yudha kepada wartawan.

Ia juga menyinggung soal rencana pengesahan Undang-Undang (UU) KUHP yang sudah ada sejak 101 tahun yang lalu. Kata dia, sampai hari ini masih belum banyak masyarakat yang belum tahu tentang multitafsir dari pasal-pasal KUHP yang direvisi.

"Dengan sosialisasi ini, masyarakat kami harapkan tahu. Karena pada prinsipnya isi dari KUHP itu adalah hak-hak masyarakat akan lebih terlindungi dan dijaga," ucapnya.

Sosialisasi yang dihadiri ratusan peserta itu menghadirkan narasumber Drs. Henri Subiakto, pejabat eselon I Kominfo RI. Para peserta tampak antusias mengikuti sosialisasi tentang pencegahan berita-berita hoax.

"Pemerintah terus berupaya untuk mengurangi penyebaran hoax atau berita palsu dengan cara menyusun Undang-Undang yang di dalamnya mengatur sanksi bagi pengguna internet yang turut menyebarkan konten negatif. Kami dari Kementerian Kominfo telah menutup lebih dari 2.000 situs yang yang berkonten hoax, ujaran kebencian, dan konten-konten yang berbau provokasi," ujar Henri menambahkan. (nur/ian)

Badai Kembali Terjang Ngawi, Panggung dan Tenda untuk Lomba Panahan di Alun-alun Porak Poranda
Sabtu, 09 November 2019 00:05 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Hujan disertai angin kencang kembali memporak-porandakan Kabupaten Ngawi, Jumat (8/11) sore. Kali ini badai angin menerjang wilayah alun-alun dan sekitarnya, yang kebetulan sedang digelar lomba panahan....
Jumat, 15 November 2019 23:45 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Wisata Budaya Taneyan Lanjhang yang terletak di Dusun Buddagan I Desa Larangan Luar Kecamatan Larangan Kabupaten Pamekasan semakin diminati wisatawan dari berbagai daerah di Indonesia. Taneyan Lanjhang merupakan rum...
Rabu, 06 November 2019 12:44 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan*Para elit NU struktural tak bisa menyembunyikan kekecewaannya ketika Presiden Joko Widodo mengumumkan susunan Kabinet Indonesia Maju pada 23 Oktober 2019 lalu. Kekecewaan itu dieskpresikan secara terbuka oleh Wakil Ketua PB...
Senin, 18 November 2019 12:31 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*71. Yawma nad’uu kulla unaasin bi-imaamihim faman uutiya kitaabahu biyamiinihi faulaa-ika yaqrauuna kitaabahum walaa yuzhlamuuna fatiilaan.(Ingatlah), pada hari (ketika) Kami panggil setiap umat dengan pemimpi...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...