Minggu, 09 Agustus 2020 12:14

BNNP Jatim Tembak Mati Bandar Narkoba

Selasa, 24 September 2019 23:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Catur Andy
BNNP Jatim Tembak Mati Bandar Narkoba
Jenazah Jufri Ahmad (38), pelaku diduga sebagai pengendali narkoba jenis sabu di wilayah Jawa Timur (foto kiri) dan tersangka rizal saat ditangkap.

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jatim menembak mati Jufri Ahmad (38), lantaran nekat kabur saat akan ditangkap. Warga Aceh yang kos di Kawasan Tropodo, Sidoarjo, itu disinyalir sebagai pengendali narkoba jenis Sabu di wilayah Jawa Timur.

"Kami lakukan tindakan tegas terukur karena memang saat kami akan tangkap, pelaku ini kabur, yang membuat kami menembak pelaku yang mengenai dada pelaku," ucap salah satu Penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Candra, Selasa (24/09/2019).

Wisnu menjelaskan, jika pelaku ini merupakan jaringan pengedar narkoba asal Aceh. Peran pelaku adalah sebagai pengendali dan bandar Sabu-sabu di wilayah Jawa Timur. "Mereka ini beroperasi di wilayah Jatim dengan mendistribusikan di beberapa daerah," tambahnya.

Sebelumnya, polisi menangkap tersangka lainnya bernama Rizal Imran. Pria 26 tahun warga Aceh ini yang merupakan orang suruhan dari Jufri. Dari penangkapan Rizal, petugas berhasil mendapati barang bukti narkotika jenis sabu.

"Setelah digeledah, petugas mendapati kemasan dalam 3 bungkus plastik (berisi sabu, Red), masing-masing seberat 30 gram ,15 gram dan 15 gram," urai Wisnu

Ditambahkan Wisnu, dari penangkapan Rizal keberadaan Jufri terdeteksi. Hasil pengakuan pelaku, tersangka Rizal merupakan anggota jaringan pengedar narkotika yang dikendalikan Jufri dan Feri. Peran Rizal adalah orang yang melaksanakan serah terima dengan pembeli.

"Mereka sudah satu tahun melakukan peredaran narkoba tersebut," tambahnya.

Saat ditangkap, petugas BNNP Jatim mengamankan barang bukti 1 kg sabu-sabu. Penangkapan ini terjadi Senin 23 September 2019 sekitar 17.00 WIB. Petugas BNNP Jatim menangkap Rizal di Jalan arah ke Terminal 1 Bandara Internasional Juanda. Pelaku mengaku jika narkoba tersebut dibeli dari tersangka Jufri.

Dari sana, petugas BNNP Jatim menangkap pelaku Jufri di kamar kosnya di wilayah Tropodo Sidoarjo. Dari hasil penggeledahan menggunakan bantuan unit K9, ditemukan narkotika seberat 1 kilogram.

Namun pada saat dilakukan pengembangan pria yang bernama Feri, Jufri melakukan perlawanan dan berusaha kabur. Sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas terukur. "Peran Feri mendatangkan barang dari Aceh," cetusnya

Kondisi ini membuat petugas menembak dada Jufri yang saat itu langsung tersungkur.

Petugas BNNP Jatim sempat membawa pelaku ke RS Bhayangkara, namun nyawa pelaku tidak bisa diselamatkan. "Kami mengamankan satu tersangka bernama Rizal Imran yang masih diperiksa," ucap Wisnu.

Dari penangkapan tersebut, 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat total 1 kilogram, 1 paket narkotika jenis sabu dengan berat total 30 gram, 1 unit sepeda motor Vario warna hitam, 2 unit alat timbang digital, 3 buah kartu ATM, dan 1 pak plastik klip diamankan sebagai barang bukti. (cat/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Kamis, 06 Agustus 2020 20:34 WIB
Oleh: Prof Dr Rochmat WahabPada hakekatnya manusia bermula dari lahir, tumbuh dan berkembang mencapai puncak, menurun dan berakhir dengan wafat. Inilah sunnatullah, normalnya manusia, walau pada prakteknya ada juga yang dipanggil Allah SWT, s...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...