Rabu, 19 Februari 2020 05:29

Usung Tema Baru, Peserta Pawai Budaya Wajib Tampilkan Kesenian dan Kebudayaan Jombang

Sabtu, 21 September 2019 18:47 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Rony Suhartomo
Usung Tema Baru, Peserta Pawai Budaya Wajib Tampilkan Kesenian dan Kebudayaan Jombang
Salah satu peserta Pawai Budaya.

JOMBANG, BANGSAONLINE.com - Pawai Budaya Kabupaten Jombang 2019 menampilkan wajah baru, Sabtu (21/9). Para peserta Pawai Budaya diwajibkan menampilkan potensi kesenian dan kebudayaan asli kota santri itu.

Pawai Budaya yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Jombang ini, merupakan event tahunan untuk memperingati Hari Kemerdekaan RI. Kali ini, Pawai Budaya juga untuk memeriahkan Bulan Berkunjung Jombang.

(Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab saat membuka Pawai Budaya)

Namun, Pawai Budaya 2019 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Tahun ini, Pawai Budaya khusus untuk menampilkan bentuk kearifan lokalnya.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengatakan, Pawai Budaya Jombang 2019 ini bertemakan 'Jombang Baget'. Ada 40 peserta dari pelajar dan komunitas atau organisasi kemasyarakatan yang mengikuti event tahunan itu.

Masing-masing peserta wajib menampilkan kostum sesuai sub tema yang ditentukan. Sub tema itu berbentuk kebudayaan dan kesenian asli Jombang, seperti kesenian tari remo boletan, kesenian besutan, jaran dor, bantengan, tari topeng, dangdut kebudayaan unduh-unduh Mojowarno, kumkum sinden, dan grebeg apem serta banyak budaya Jombang lainnya.

"Pawai Budaya Jombang Banget ini mengangkat budaya-budaya asli Jombang. Ada 40 peserta hari ini, semuanya mengenakan baju yang menggambarkan kebudayaan lokal," ujar Mundjidah Wahab saat diwawancarai di lokasi, Sabtu (21/9/2019).

Lanjut Mundjidah, pada Pawai Budaya Jombang ini para peserta tidak hanya menampilkan kostum saja, melainkan juga diwajibkan menampilkan koreografi sepanjang rute pawai sejauh 1,5 kilometer.

Pawai Budaya Jombang dimulai dari depan Pendopo Kabupaten Jombang dan finish di bundaran Ringin Contong, Jl KH Wahid Hasyim. Sepanjang rute juga dipasang pagar besi untuk pembatas, agar para penonton terlihat lebih rapi dan tertib saat menikmati pawai budaya.

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 29 Januari 2020 22:31 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Mendengar kata Gunung Kelud, orang pasti membayangkan kedahsyatan letusannya. Sekali meletus, abu Gunung Kelud bisa menghentikan operasional beberapa bandara. Bahkan, bandara di Yogya pun harus berhenti beroperasi ketika Gu...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Senin, 10 Februari 2020 11:55 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALTidak sama an...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...