NGAWI, BANGSAONLINE.com - Musim kemarau panjang yang terjadi tahun ini membuat hutan rawan terbakar. Demi mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan, jajaran Polres Ngawi bersama Perhutani menggelar "Apel Siaga & Simulasi" yang didukung oleh instansi terkait, Jumat (20/09).
Area hutan di Desa Babadan, Kec. Paron, Ngawi menjadi lokasi digelarnya simulasi yang diikuti oleh anggota Polisi, Koramil, Polhut dan petugas pemadam kebakaran Ngawi. Simulai itu juga diikuti relawan yang terdiri dari anggota LMDH setempat.
BACA JUGA:
- Dua Personel Polres Ngawi Wakili Polda Jatim di Kejuaraan Judo dan Beladiri Kapolri Cup 2026
- Satresnarkoba Polres Ngawi Bekuk Pengedar Sabu, BB 223 Gram Disita
- Peringati Hardiknas, Perwira Polres Ngawi Jadi Pembina Upacara di 19 Sekolah
- Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Ngawi Kuatkan Sinergi dan Kolaborasi
Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP MB Pranatal Hutajulu yang didampingi ADM Perhutani KPH Ngawi Ir. Hari Suseno. Usai dilakukan gelar apel dan pengecekan anggota, dilanjutkan simulasi cara penanganan apabila terjadi kebakaran.

Kapolres Ngawi turut serta memadamkan api yang berkobar dengan menggunakan water canon dari damkar.
"Bahwa kerawanan terjadinya kebakaran di musim kemarau pada hutan dan lahan sangat tinggi. Untuk itu semua elemen yang ada serta instansi terkait harus siap siaga," jelas Kapolres Ngawi AKBP MB Pranatal Hutajulu pada wartawan.
Setelah dilaksanakan simulasi cara dan pola penanganan apabila terjadi kebakaran, dilanjutkan dengan foto bersama Administratur Perhutani dari atas mobil damkar. (nal/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




