Senin, 13 Juli 2020 01:49

Polisi Dalami Kejiwaan Pelaku Pembacok Ibu Kandung di Blitar

Senin, 16 September 2019 13:31 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Akina Nur Alana
Polisi Dalami Kejiwaan Pelaku Pembacok Ibu Kandung di Blitar
Pelaku pembacok ibu kandung saat diamankan di Mapolres Blitar.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Polisi saat ini masih mendalami kondisi kejiwaan Heri Susanto (36), pelaku penganiayaan berat terhadap ibu kandungnya sendiri di Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Hingga kini, tak banyak keterangan yang bisa dikorek dari pelaku yang masih mendekam di ruang tahanan Polsek Ponggok. Termasuk motif apa yang melatar belakangi pelaku hingga tega menganiaya ibu kandungnya sendiri.

Saat dimintai keterangan, pelaku menjawab dengan kalimat yang tidak dimengerti. Untuk itu, pihak kepolisian mendatangkan petugas medis dari Puskesmas Ponggok untuk memeriksa pelaku. Usai menjalani pemeriksaan, Heri rencananya dirujuk ke RSJ Lawang untuk pemeriksaan kejiwaan.

"Rencananya kami akan membawa pelaku ke RSJ Lawang untuk pemeriksaan kejiwaan. Saat ini kami masih menunggu berkas untuk melengkapi rujukan, sebelum dibawa ke RSJ Lawang," ujar Iptu Soni Suhartanto, Senin (16/9/2019).

Sebelumnya, Polsek Ponggok menahan Heri Susanto usai menganiaya ibu kandungnya sendiri Sai'in (55), Sabtu (14/9/2019) sore. Heri menganiaya wanita yang telah melahirkanya itu menggunakan senjata tajam. Korban mengalami luka bacok hampir di sekujur tubuhnya.

Usai kejadian, pelaku membiarkan ibunya yang sudah bersimbah darah terkapar. Sementara pelaku mengunci diri di dalam rumah sambil membawa senjata tajam berupa gergaji kayu.

Polisi yang mencoba mengamankan pelaku sempat kebingungan mencari akses masuk ke dalam rumah hingga harus memecah kaca jendela. Usai berhasil memecah kaca jendela, tanpa pikir panjang Kapolsek Ponggok Iptu Soni Suhartanto langsung masuk ke dalam rumah untuk mengamankan pelaku.

Sempat terjadi ketegangan antara keduanya. Soni bahkan sampai mengalami luka memar di tangannya setelah terlibat baku hantam dengan Heri yang terus melawan dan menodongkan gergaji tangan ke arah Soni.

"Sajam dan pelaku berhasil kami kuasai, kemudian kami bawa keluar dengan kondisi tangan terborgol dan langsung kami bawa ke Polsek menggunakan mobil," jelasnya.

Namun di perjalanan, lagi-lagi Heri berulah. Dia berhasil membuka borgol dan kabur. Sehingga petugas kepolisian melakukan tindakan tegas dan terukur menembak kaki Heri dengan timah panas. "Pelaku sempat membuka borgol dan kemudian lari sehingga kita mengambil tindakan tegas terukur. Kita lumpuhkan dengan tembakan," pungkasnya. (ina/dur)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Jumat, 10 Juli 2020 21:04 WIB
Oleh: Ibnu Rusydi Sahara*“Sampean dari Surabaya?” Teman saya kerap menerima pertanyaan itu, manakala turun dari bus antarkota yang membawanya dari Surabaya di beberapa kota di Jawa Timur. Yang bertanya tukang ojek. Yang biasa mangkal di sep...
Rabu, 24 Juni 2020 23:47 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Sabtu, 11 Juli 2020 01:28 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat...