Selasa, 17 September 2019 00:20

​Ratusan Sopir Angkot di Jember Mogok Tuntut Angkutan Online Ditutup

Rabu, 11 September 2019 20:06 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
​Ratusan Sopir Angkot di Jember Mogok Tuntut Angkutan Online Ditutup
Ratusan sopir angkutan kota (angkot) saat melakukan aksi di depan kantor DPRD Jember.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Ratusan sopir angkutan kota (angkot) di Kabupaten Jember kembali melakukan aksi untuk menuntut penutupan angkutan online, Rabu siang (11/9/2019). Mereka berjanji akan melakukannya lagi jika angkutan online masih beroperasi di kota tembakau ini.

Diketahui nantinya jika tuntutan para sopir ini tidak digubris, maka selanjutnya ada sekitar 298 angkutan umum seperti lyn, taksi argo, MPU, dan angkutan desa yang akan mogok beroperasi. 

Aksi yang dilakukan para sopir angkot itu diawali di depan Kantor Pemkab Jember dan dilanjutkan di depan Kantor DPRD Jember di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari.

Koordinator aksi Siswoyo mengatakan, transportasi online yang baru masuk di Jember sangat merugikan angkutan konvensional yang telah beroperasi lama. Khususnya untuk transportasi online Grab di Jember yang menurutnya tidak memiliki izin, dan beroperasi dengan sembarangan. 

"Jelas hal ini merugikan bagi pengemudi angkutan konvensional. Transportasi online yang baru ini tidak punya izin dan kantor di Jember, kemudian beroperasi sembarangan," ujar Siswoyo saat dikonfirmasi sejumlah wartawan.

Pihaknya mengajukan tuntutan kepada pemerintah Kabupaten Jember, yakni menolak aplikasi Grab yang sudah beroperasi dan belum beroperasi untuk dihentikan di Jember.

"Jika pemerintah tidak menolak ini, maka sama saja dengan ikut merongrong masyarakat khususnya kami sopir-sopir konvensional," imbuhnya.

Tuntutan lainnya, lanjut Siswoyo, meminta Pemkab Jember untuk segera melakukan pencabutan izin angkutan online itu. Sehingga tidak ada permasalahan transportasi di Kabupaten Jember "Selama belum ada jawaban dari Pemkab Jember, aksi mogok ini akan kami lanjutkan, dan angkot tidak beroperasi selama keputusan dari tuntutan tersebut terpenuhi," tegasnya. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...