Minggu, 22 September 2019 17:58

PT KAI Copot Palang Pintu Perlintasan Sebidang Jalan Nias Kota Blitar, Ini Alasannya

Rabu, 11 September 2019 13:13 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
PT KAI Copot Palang Pintu Perlintasan Sebidang Jalan Nias Kota Blitar, Ini Alasannya
Pembongkaran palang pintu perlintasan kereta api di Jalan Nias Kota Blitar oleh petugas PT KAI. Nanatinya beton penghalang akses mobil juga akan dicopot, apabila Dishub sudah menyiapkan alat pengaman pengganti.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - PT Kereta Api Indonesia Daop 7 Madiun akhirnya melepas palang pintu perlintasan kereta api di Jalan Nias Kota Blitar. Pelepasan ini dilakukan Rabu (11/9/2019) oleh petugas PT KAI.

Humas PT KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan pelepasan ini dilakukan karena palang pintu tidak sesuai SOP PT KAI. Di mana satu petugas menjaga dua perlintasan yakni perlintasan di Jalan Sumatera dan perlintasan di Jalan Nias. Sehingga palang pintu perlintasan Jalan Nias harus segera dilepas.

"Sebelumnya, kita telah melakukan koordinasi dengan Pemda dan warga setempat. Ada tiga poin yang kami sampaikan. Pertama, sesuai arahan pimpinan dan aturan yang berlaku, satu petugas hanya melayani satu pelintasan. Kedua, patok bantalan akan dilepas beserta palang pelintasan. Kewenangan/tanggung jawab jalur perlintasan langsung (JPL) 192 diserahkan ke pemda, sehingga kewenangan untuk ditutup atau tidak akan dievaluasi dan dilaksanakan oleh pemda setempat," ungkap Ixfan, Rabu (11/9/2109).

Dengan keputusan PT KAI Daop 7 Madiun tersebut, Pemkot Blitar melalui Dishub sebenarnya telah meminta waktu. Dishub meminta waktu untuk menyiapkan perlengkapan keamanan sebelum palang pintu dilepas.

Namun, informasi terbaru yang diterima dari Kepala Dishub Kota Blitar Priyo Suhartono, PT KAI tetap melepas palang perlintasan. "Kami meminta waktu sebulan, namun PT KAI tetap akan melepas dan tidak memfungsikan palang pintu mulai Rabu 11 September hari ini," jelas Priyo.

Dengan dilepasnya palang perlintasan itu, Dishub memasang papan peringatan di lokasi. Karena evaluasi diserahkan ke Pemda, maka beton portal dan sirine tetap dipertahankan oleh Dishub. Setelah pengaman pengganti di perlintasan terpasang, Dishub baru akan melepas portal beton dan sirine tersebut.

"Kami memberi papan peringatan agar masyarakat lebih berhati-hati. Sekarang kami masih menyiapkan pengaman pengganti di perlintasan Jalan Nias. Ke depan, kalau pengaman pengganti sudah terpasang, kami juga akan melepas beton yang membatasi akses mobil lewat di lokasi," pungkas Priyo. (ina/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Minggu, 22 September 2019 14:32 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag63. Qaala idzhab faman tabi’aka minhum fa-inna jahannama jazaaukum jazaa-an mawfuuraanDia (Allah) berfirman, “Pergilah, tetapi barang siapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sungguh, neraka Jahanamla...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...