Selasa, 11 Agustus 2020 13:49

​Jejaring Ansor Antar Deni Prasetya Jadi Anggota DPRD Jatim

Rabu, 04 September 2019 19:19 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Jejaring Ansor Antar Deni Prasetya Jadi Anggota DPRD Jatim
Deni Prasetya, SE, Wakil Ketua PC GP Ansor Kencong yang juga anggota DPRD Jatim dari Fraksi NasDem. foto: istimewa

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Pemilu 2019 dinilai sebagai kontestasi yang paling keras dan ketat. Terbukti, banyak calon anggota legislatif (caleg) petahana yang gagal melenggang kembali ke gedung parlemen. Fakta itu terjadi di DPRD Provinsi Jawa Timur. Sehingga hari ini DPRD Jatim lebih didominasi wajah baru.

Salah satu wajah baru di gedung Parlemen Jatim itu adalah Deni Prasetya yang terpilih dari daerah pemilihan (Dapil) V, yang meliputi Kabupaten Jember dan Lumajang. Deni adalah kader Ansor aktif yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Gerakan Pemuda Ansor Cabang Kencong, Jember. Ia mengakui besarnya kontribusi para sahabat Ansor dan Banser dalam mengantarkan dirinya menjadi anggota DPRD Jatim.

"Saya beruntung punya jejaring Ansor dan Banser. Mereka selain memilih saya, juga berperan membantu ikhtiar saya saat kampanye lalu," tutur Deni, Rabu (4/9).

Deni mengaku, meskipun ia menjabat sebagai Wakil Ketua Ansor Cabang Kencong tapi tidak serta merta secara struktural bisa menggerakkan potensi Ansor dan Banser di bawah. Sebab dukungan yang diberikan para anggota Ansor dan Banser itu karena berlandaskan hubungan emosional dan solidaritas sesama kader.

Politisi muda NasDem ini mengakui meskipun dukungan yang diberikan oleh anggota Ansor dan Banser kepada dirinya bersifat pribadi, namun dampaknya signifikan. Karena jejaring mereka ada sampai di pelosok desa, bahkan hingga tingkat RT dan RW. Dengan begitu, proses sosialisasinya lebih mudah dan mengena langsung ke masyarakat.

"Simpul saya di bawah itu ya para sahabat Ansor dan Banser. Mereka membantu saya karena solidaritas sesama kader. Mereka ini lah yang menjembatani saya bertemu dengan masyarakat," imbuh Deni.

Selain jaringan organisasi di Ansor, Deni juga mengaku terbantu dengan hobi yang ia geluti selama ini, yakni mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Para penghobi Yamaha RX King ini banyak yang menjadi pemilih dirinya. Bahkan mereka ikut membantu memgkampanyekan dirinya ke keluarga maupun masyarakat umum.

Deni memang wajar dipilih oleh para penghobi RX King, karena ia salah satu tokoh di organisasi yang menaungi hobi ini. Karena itu sosoknya cukup dikenal dan familiar di kalangan penggemar sepeda motor legendaris tersebut. Saat ini, Deni adalah Bendahara Umum Yamaha RX King Indonesia (YRKI) Jawa Timur.

"Di Jember itu anggota YRKI ada sekitar 400 orang, di Lumajang ada 250 orang. Solidaritas kami sangat kuat, tak heran mereka juga membantu saya saat pemilu," bebernya.

Meski masih tergolong muda, sejatinya Deni bukan tergolong politikus baru. Ia pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Jember periode 2014-2019 dari Fraksi PKB. Namun Deni tak sampai selesai menjalani tugas di DPRD Jember, karena ia memutuskan maju sebagai calon anggota DPRD Jatim dari Partai NasDem. Konsekuensinya jelas, ia harus mundur sebagai anggota DPRD Jember sekaligus anggota DPC PKB Jember.

Mantan Ketua DKC Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Kabupaten Jember ini mengaku orangtuanya H. Marzuki Abdul Ghofur adalah Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jember. Namun bukan itu faktor yang membuat dirinya pindah dari PKB ke NasDem. Sebaliknya, justru dorongan dari ulama NU di Jember yang mendorongnya hijrah dari PKB ke NasDem.

Deni membeberkan, kalau sejak dulu selalu berbeda pilihan politik dengan orangtua. Ia mengisahkan waktu bapaknya di PKNU, ia memilih di PKB. Begitu juga ketika Bapaknya jadi Ketua DPD Partai NasDem Jember, Deni tetap kader PKB.

"Saya pindah partai karena dorongan para kiai yang menginginkan saya menjadi wakil Jember di DPRD Provinsi. Sementara slot caleg PKB untuk provinsi sudah penuh. Di situ lah saya putuskan memilih NasDem sebagai kendaraan politik menuju DPRD Jatim. Saya melihat NasDem memberi perhatian besar pada warga NU yang merupakan mayoritas di Jember dan Lumajang," pungkas sarjana ekonomi ini. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 24 Juli 2020 19:36 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Kreatif. Itulah kata yang tepat untuk menggambarkan apa yang sudah dilakukan oleh Pemkot Surabaya dalam usahanya mempercantik kawasan Ekowisata Mangrove Medokan Sawah. Betapa tidak, dari sejumlah barang-barang bekas, sepe...
Senin, 10 Agustus 2020 18:53 WIB
Oleh: M Mas'ud AdnanApollinaris Darmawan - seorang kakek – sangat rajin menghina dan memfitnah agama Islam dan Nabi Muhammad. Dari jejak digitalnya, Apollinaris yang non muslim itu kurang lebih 10 tahun menghina Islam dan juga tokoh-tokoh Islam ...
Minggu, 02 Agustus 2020 22:39 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*25. Walabitsuu fii kahfihim tsalaatsa mi-atin siniina waizdaaduu tis’aanDan mereka tinggal dalam gua selama tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun.26. Quli allaahu a’lamu bimaa labitsuu lahu ghaybu als...
Senin, 03 Agustus 2020 11:04 WIB
>>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan ala...