Jumat, 18 Oktober 2019 02:15

Pertanda Datangnya 1 Suro, Kepala Sapi Dilarung di Pantai Tambakrejo

Senin, 02 September 2019 16:08 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Akina Nur Alana
Pertanda Datangnya 1 Suro, Kepala Sapi Dilarung di Pantai Tambakrejo
Dua gunungan hasil bumi serta satu kepala sapi diarak di bibir Pantai Tambakrejo sebelum dilarung ke tengah laut.

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Ritual larung sesaji untuk menyambut datangnya 1 suro menurut penanggalan Jawa digelar di Pantai Tambakrejo, Wonotirto, Kabupaten Blitar, Senin (2/9/2019). Antusiasme warga dan masyarakat nampak dalam ritual ini. Mereka datang memadati bibir pantai. Bahkan sebelum acara berlangsung.

Berbagai sesaji yang terdiri dari dua gunungan hasil bumi serta satu kepala sapi diarak di bibir Pantai Tambakrejo. Setelah diarak, sesaji ini kemudian dinaikkan ke kapal yang akan melarungnya di tengah lautan.

"Acara larung sesaji ini sebenarnya dilakukan di semua pantai di Blitar Selatan. Namun pusatnya di Pantai Tambakrejo ini," ungkap Bupati Blitar Rijanto yang turut hadir dalam ritual tersebut.

Sementara Kepala Disporbudpora Kabupaten Blitar Suhendro Winarso mengatakan, larung sesaji ini merupakan tradisi yang setiap tahun digelar sebagai rasa syukur. Ini merupakan adat dan budaya yang sudah menjadi kepercayaan masyarakat Jawa secara turun temurun.

"Adat dan budaya inilah yang kita kolaborasi dengan pariwisata. Harapannya, ke depan tradisi ini bisa memantik minat wisatawan datang ke Pantai Tambakrejo," papar Suhendro Winarso.

Dia mengatakan, saat ini tradisi larung sesaji di Pantai Tambakrejo Blitar telah ditetapkan dalam warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia. Untuk itu, tradisi ini harus dilestarikan dan terus dikembangkan. Ia berharap tradisi ini bisa menjadi ikon pariwisata Kabupaten Blitar.

"Tradisi ini juga harus dilestarikan dan terus dikembangkan. Ini adalah tradisi nenek moyang kita, yang harus terus dilestarikan hingga anak cucu kita nanti," imbuhnya.

Salah seorang warga, Aji, mengatakan ia sengaja datang ke Pantai Tambakrejo untuk menyaksikan larung. "Setiap tahun selalu datang untuk melihat larung sesaji. Karena ini kan tradisi orang Jawa, jadi saya senang lihatnya," katanya.

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 18 Oktober 2019 01:53 WIB
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Komunitas Mahasiswa Generasi Bari Indonesia (GenBI) Jember melakukan penanaman terumbu karang di laut dangkal objek wisata Pasir Putih Situbondo, Kamis (17/10).Selain itu, komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank ...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...