Sabtu, 19 Oktober 2019 07:32

Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-825 Berlangsung Meriah Dengan Nuansa Budaya Yogya

Sabtu, 31 Agustus 2019 19:41 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Herman Subagyo
Hari Jadi Kabupaten Trenggalek ke-825 Berlangsung Meriah Dengan Nuansa Budaya Yogya
Prosesi Hari Jadi Kabupaten Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Prosesi Hari Jadi Kabupaten Trenggalek yang ke-825 berlangsung cukup meriah dan khidmat dengan nuansa kental dengan budaya Kesultanan Ngayogyakarto Hadiningrat, Sabtu (31/8).

Ini bisa dilihat dari barisan pawai kirab pusaka. Barisan paling awal di isi oleh pasukan Bregodo dari Ngayogyakarto Hadiningrat, disusul kemudian barisan Bupati Arifin beserta anak dan istri yang menaiki sebuah kereta kencana yang didatangkan langsung dari keraton Yogyakarta.

Barisan selanjutnya Sutradara Living Sheng dari Hollywood yang menaiki kereta kuda, disusul kemudian kereta kuda yang di naiki oleh kepala Bank Jatim. Barisan berikutnya 3 mobil pembawa pusaka, di belakangnya kereta hias yang di naiki oleh kepala BUMN, kepala SMP, SMAN dan SMKN.

Khusus 3 mobil pembawa pusaka ini diberangkatkan langsung dari tempat ditemukannya Prasasti Kamulan, yakni di Desa Kamulan Kecamatan Durenan. Sementara pasukan Bregodo diberangkatkan dari depan SMPN 5 Trenggalek.

Masyarakat Trenggalek sejak pagi sudah memadati jalur rute kirab pusaka. Kehadiran Bupati Arifin beserta istri dan anak-anaknya yang naik di atas kereta kencana disambut hangat oleh masyarakat. Berkali-kali terdengar suara dari masyarakat Trenggalek yang memanggil nama Bupati Arifin.

Busana yang dikenakan Bupati Arifin dan istri benar-benar merepresentasikan budaya Ngayogyakarto Hadiningrat. Begitu pun baju adat yang dikenakan oleh Forkopimda. Sementara busana yang dikenakan oleh seluruh OPD berupa busana Surjan Lorik warna biru tua.

Saat tiba di pintu gerbang pendopo Kabupaten Manggala Praja Nugraha, Bupati Arifin dan istri mendapat sambutan hangat dua dari aktor mancanegara asal negara Inggris.

Ketika Bupati Arifin dan istri melangkah ke arah pendopo, pasukan Bregodo ini berdiri berjajar dengan posisi saling berhadapan. Begitu Bupati Arifin dan istri berjalan di tengah di antara pasukan Bregodo, disusul kemudian barisan pasukan pembawa pusaka.

Barisan selanjutnya adalah 14 orang gadis berjalan menuju ke arah pendopo sembari memegang kendi. Kendi yang dibawa oleh tiap-tiap gadis ini memiliki arti bahwa air dalam kendi itu berasal dari sumber mata air di 14 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Barisan selanjutnya adalah para gadis yang berbusana adat Jawa memegang foto orang-orang yang pernah menjabat sebagai Bupati di Kabupaten Trenggalek.

Sesaat hendak memasuki pendopo, Bupati Arifin disambut tarian bedoyo. Kemudian di puncak acara, Bupati Arifin potong tumpeng yang diserahkan pada seseorang yang usianya paling tua di Kabupaten Trenggalek. Setelah itu, sebagai acara penutup Bupati Arifin membagi-bagikan pupuk pada masyarakat di pelataran pendopo Kabupaten Manggala Praja Nugraha. (man/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...