Kamis, 17 Oktober 2019 23:37

Politikus PKS Pacitan Tuding Ada Kepentingan Politik di Balik Agenda Sedekah Laut

Sabtu, 31 Agustus 2019 12:02 WIB
Editor: Nur Syaifudin
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Politikus PKS Pacitan Tuding Ada Kepentingan Politik di Balik Agenda Sedekah Laut
Handoyo Aji saat melakukan dialog dengan Sekkab Suko Wiyono. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Anggota DPRD Pacitan dari Fraksi Gerakan Keadilan Pembangunan, Handoyo Aji, menduga adanya kepentingan politik di balik prosesi festival nelayan menjelang pergantian tahun baru Islam. Pernyataan itu ia sampaikan saat menggelar dialog dengan Sekkab Suko Wiyono, untuk menolak kegiatan sedekah laut yang dinilainya syirik, Jumat (30/8) kemarin.

Handoyo mengingatkan agar Pemkab dan masyarakat Pacitan tidak terjebak pada kegiatan yang terindikasi kepentingan politik pemilihan bupati dan wakil bupati. Sebab kegiatan tersebut dimotori Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pacitan Damhudi, yang mana ia hendak mencalonkan diri sebagai Bupati Pacitan.

"Sekkab, bupati, dan ASN jangan hadir. Sebab ada indikasi politik dalam kegiatan sedekah laut tersebut," ujar Handoyo Aji anggota dewan asal PKS ini di hadapan Sekkab dan beberapa pejabat di lingkup Pemkab Pacitan saat itu.

Sementara itu, dihubungi terpisah, Ketua HNSI Pacitan Damhudi menegaskan kalau kegiatan festival nelayan tidak ada keterkaitannya dengan rencana pencalonannya sebagai Bupati Pacitan di pemilihan bupati tahun 2020.

"Ini murni kegiatan masyarakat nelayan, dan tidak ada kepentingan politik apapun di balik kegiatan tersebut. Sudah empat tahun ini kegiatan sedekah laut dilaksanakan," kata Damhudi memberikan klarifikasi.

Damhudi justru berpendapat lain seiring tudingan yang ditujukan kepada dirinya. Mantan Ketua KPU Pacitan ini menduga, mereka lah yang disinyalir ditunggangi kepentingan politik oleh sejumlah bakal calon bupati dengan menjadikan agama sebagai kedok untuk menolak tradisi yang sudah turun temurun dilaksanakan masyarakat nelayan.

"Apa nggak salah itu, kalau saya berpendapat mereka lah yang diduga ditunggangi kepentingan politik oleh bakal calon bupati," tandasnya. (yun/ns)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...