Rabu, 26 Februari 2020 04:53

Dikenal Angker, Watu Mejo di Kawasan Pantai Pancer Door Pacitan Sekarang Banyak Dikunjungi

Jumat, 30 Agustus 2019 18:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dikenal Angker, Watu Mejo di Kawasan Pantai Pancer Door Pacitan Sekarang Banyak Dikunjungi
Ketua Srono Jolo Pacitan, Damhudi saat berada di kawasan Pantai Pancer Door Pacitan. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Bagi sebagian masyarakat Pacitan, tempat pertapaan "Watu Mejo" mungkin masih hal yang asing. Hal tersebut cukup beralasan, mengingat lokasi wisata yang dikeramatkan itu berada di lereng bukit ujung Watu Krucuk, Pantai Pancer Door.

"Hanya sebagian orang yang mengetahui, kalau di situ (Watu Mejo) merupakan lokasi tempat pertapaan para raja Mataraman kala itu," ujar Ketua Srono Jolo Pacitan Damhudi, saat ditemui di kawasan Pantai Pancer Door, Jumat (30/8).

Menurut mantan Ketua KPU Pacitan ini, sebelumnya kawasan ujung Selatan Pantai Pancer Door seakan steril dari kunjungan wisata. Selain dinilai sebagai lokasi yang angker, kawasan tersebut memang sepi tanpa ada tanda-tanda kehidupan.

Bahkan dulu, tim uka-uka yang dimotori komedian Tukul Arwana sempat hendak melakukan shooting di kawasan tersebut. Namun gagal, karena tim supranatural mereka mengisyaratkan ada puluhan naga besar yang menghadang kru sebuah stasiun televisi swasta terkemuka tersebut.

"Sehingga acara dibatalkan, sebab sangat berisiko kalau tetap dilanjutkan," terang Damhudi yang juga hendak maju sebagai bakal calon Bupati Pacitan ini.

Baru sekitar tahun 2010, berkat bantuan dari Bupati Indartato melalui APBD, tak jauh dari Watu Mejo akhirnya dibangun sebuah musala. "Sejak berdiri musala, kunjungan wisata akhirnya mulai menggeliat. Meski tak seramai obyek wisata yang lain, akan tetapi setidaknya sudah bisa menghapus kesan angker dan wingit. Saban hari banyak kelompok milenial yang datang ke ujung Selatan Pantai Pancer Door. Apalagi saat Ramadhan lalu, mereka banyak yang datang sambil ngabuburit," tutur Damhudi.

Bahkan tak jarang juga, wisatawan luar daerah yang menyempatkan waktu datang ke Watu Mejo untuk ngalap berkah. "Kami berharap semakin hari kunjungan wisata ke sini semakin meningkat. Memang tempat ini (Watu Mejo) sampai detik ini masih dipercaya sebagai tempat keramat," tandasnya. (yun)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 24 Februari 2020 14:06 WIB
Oleh : Firman Syah Ali*Pertama Kali saya berjumpa Habib Ahmad Bin Ismail Alaydrus pada tahun 2016 lalu di Majelis Ratib beliau di Kawasan Tapos Bogor. Waktu itu saya hadir Maulid Akbar diajak oleh kakak ipar beliau, Habib Usman Arsal Alhabsyi Jakarta...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...