Jumat, 18 Oktober 2019 02:15

Dipimpin Politikus PKS, Sekelompok Warga Datangi Kantor Bupati Pacitan Tolak Kegiatan Sedekah Laut

Jumat, 30 Agustus 2019 13:50 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dipimpin Politikus PKS, Sekelompok Warga Datangi Kantor Bupati Pacitan Tolak Kegiatan Sedekah Laut
Ilustrasi sedekah laut.

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Sekelompok orang yang mengatasnamakan sebagai umat Islam Pacitan mendatangi Kantor Bupati Pacitan, Jumat (30/8). Dipimpin Handoyo Aji, anggota DPRD Pacitan dan Heri Bahtiar, wartawan sebuah media elektronik, mereka mendesak agar Pemkab Pacitan membatalkan kegiatan sedekah laut yang digagas Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pacitan. Menurut mereka, kegiatan sedekah laut merupakan perbuatan syirik.

"Silaturahmi ini dalam rangka kebaikan. Sebab belum lama ini sempat viral di media sosial adanya undangan dari sekkab terkait sedekah laut. Dari situ banyak yang tanya dan protes akan surat yang telah beredar. Mayoritas umat Islam menyatukan persepsi terkait acara tersebut. Dinilai bertentangan dengan akidah umat. Kami sayangkan kalau acara sedekah laut bisa berlangsung," kata Handoyo Aji, koordinator aksi saat berdialog dengan Sekkab Suko Wiyono dan pajabat lainnya di Ruang Krida Pembangunan.

"Sejak zaman dulu, namanya ruwatan atau sedekah laut di sungai Grindulu itu tidak pernah ada. Allah SWT murka dengan perbuatan kemusyrikan. Kami tidak rela kalau kegiatan kemusyrikan akan didukung bupati. Apalagi sampai pengerahan ASN. Kami sangat berharap kegiatan sedekah laut dihentikan. Dan Pemkab Pacitan melepaskan diri," jelasnya

Politikus PKS ini meminta agar Sekkab Pacitan membuat surat pembatalan kegiatan sedekah bumi. "Eman-eman kepada umat Islam dan seluruh pejabat yang ada di Pemkab Pacitan kalau kegiatan sedekah laut terus dilakukan," tuturnya.

Menyikapi aspirasi tersebut, Sekkab Suko Wiyono menegaskan kalau kegiatan tersebut sudah terlanjur jadi dan siap dilaksanakan Sabtu (31/8) besok. "Sehingga kalau dibatalkan akan membuat situasi semakin tidak kondusif," kata Suko Wiyono.

Suko Wiyono berharap agar warga yang menolak kegiatan sedekah bumi dapat memahami hal itu. Ia berjanji, kegiatan sedekah laut ke depannya akan dimintakan fatwa ke MUI. "Apakah kegiatan sedekah laut itu bermuatan syirik ataukah tidak. Kali ini kegiatan akan tetap kita laksanakan, meskipun ada beberapa rundown yang tidak dilaksanakan. Yaitu kapal pengiring tumpeng yang akan dinaiki sejumlah pejabat, akan ditiadakan," jelas Suko.

Sementara itu, Ketua HNSI Pacitan Damhudi mengatakan, kegiatan sedekah laut tidak ada kaitannya dengan kegiatan keagamaan. Menurutnya, kegiatan itu hanya sebagai upaya menjaga tradisi, mempererat persatuan, meningkatkan rasa syukur, dan mempertahankan kearifan lokal.

"Tujuannya untuk mencapai kesejahteraan dengan potensi kelautan yang ada," ujarnya saat dikonfirmasi di tempat terpisah.

Damhudi yang juga ketua panitia penyelenggara kegiatan festival nelayan tahun 2019 mengungkapkan, kegiatan festival nelayan tahun ini mengusung tema 'Nelayan tangguh, Pacitan maju, Indonesia kuat'.

"Harapan kami, SDM nelayan semakin berkembang, semakin maju, dan kelak akan menjadi pelaut yang tangguh, kuat dengan segala macam tantangan. Selain itu, negara juga melindungi kegiatan ini, dengan amanah UU 5/17 yang merupakan pijakan diselenggarakannya kegiatan tersebut," tandasnya. (yun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 18 Oktober 2019 01:53 WIB
SITUBONDO, BANGSAONLINE.com - Komunitas Mahasiswa Generasi Bari Indonesia (GenBI) Jember melakukan penanaman terumbu karang di laut dangkal objek wisata Pasir Putih Situbondo, Kamis (17/10).Selain itu, komunitas mahasiswa penerima beasiswa Bank ...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...