Selasa, 15 Juni 2021 04:29

Emil Dardak Minta Ilmu Public Administrasi Sesuaikan Perkembangan Zaman

Senin, 26 Agustus 2019 20:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: M. Didi Rosadi
Emil Dardak Minta Ilmu Public Administrasi Sesuaikan Perkembangan Zaman
Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menjadi Keynote Speaker Seminar Internasional The New Challanges for Public Administration in the "21 Century di Hotel Garden Palace Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Tuntutan zaman yang serba cepat dan dinamis membutuhkan penyesuaian bidang ilmu pengetahuan, termasuk proses pembelajarannya. Salah satunya adalah ilmu Public Administrasi yang harus menyesuaikan diri terhadap kebutuhan dan perkembangan dunia.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak saat menjadi Keynote Speaker Seminar Internasional The New Challanges for Public Administration in the "21 Century di Hotel Garden Palace Surabaya, Senin (26/8).

Wagub Emil Dardak mengatakan, dahulu belajar Ilmu Public Administrasi cenderung berkutat pada kegiatan yang berada di sektor pemerintahan semata. Namun, pada saat ini kegiatan-kegiatan politik maupun ekonomi juga harus mempelajari jurusan tersebut sebagai referensi dalam mengambil setiap keputusan.

Emil menyatakan, bahwa seminar ini diharapkan dapat memberikan paradigma perspektif mengenai serunya belajar Public Administrasi.

BACA JUGA : 

Wagub Jatim Emil Dardak: AMSI Bisa Jadi Sumber Big Data Terbesar

Lepas Ekspor PT Sun Paper Source dan Sidak Harga Pasar Legi Mojosari, Wamendag: Ekspor Kita Surplus

Halalbihalal IKAT, Emil Dardak Ajak Semua Cinta dan Peduli Trenggalek

Dukung Bayu Airlangga, Ketua DPC Demokrat Jombang Perkirakan 34 DPC Aklamasi

Tidak hanya untuk masuk pemerintahan saja, akan tetapi siapa yang mau menjadi politikus, bahkan di dunia usaha akan sangat butuh ilmu tersebut agar lebih banyak diskusi perspektif yang lebih luas di ruang publik.

"Tidak berarti semua yang ambil ilmu ini harus bekerja di pemerintahan, melainkan mampu memiliki perspektif mengenai public policy. Terlebih hari ini kita melihat keputusan-keputusan yang diambil oleh negara tidak selamanya linier dengan keputusan ekonomi. Banyak dari kepentingan bisnis yang ada di negara tersebut diambil berdasarkan pertimbangan politik," tegasnya.

Dalam konteks public policy, lanjut Emil, belajar tentang Public Administrasi sangat berbeda, di mana kebijakan satu dengan yang lain punya kepentingan yang berbeda-beda.

Ia mencontohkan, dalam pengambilan keputusan menyikapi permintaan pengusaha dan pekerja juga tidaklah mudah. Terkadang, antara buruh dengan pengusaha memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Jika pemerintah pro kepada pengusaha, maka yang terjadi buruh akan merasa ditinggal. Sebaliknya, jika berpihak pada buruh dan tidak mempedulikan pengusaha akan berdampak pada iklim usaha maupun investasi.

"Kesemuanya itu, harus mampu dilakukan secara seimbang agar tidak menimbulkan instabilitas ekonomi. Peran dalam Public Administration saat ini adalah mampu membedakan antara kepentingan yang berbeda-beda. Kemudian memberikan gagasan secara rasional," tutupnya.

Selain Wagub Emil Dardak, narasumber lainnya yang juga memberikan wawasan, antara lain, Restog Krisa Kusuma (Sekretaris Utama Badan Eknomi Kreatif Indonesia), Dr. Aida Abdullah Deputy Dean of Accademic Affair UiTM Malaysia, Sulikah Asmorowati Ketua Departemen Ilmu Administrasi FISIP Unair, dan Ladiatno Samsara (Peneliti, Pusat Inovasi Manajemen Pengembangan Kompetensi Aparatur LAN). (mdr/rev)

Demam Euro 2021, Warga Desa di Pasuruan Ini Kibarkan Ratusan Bendera Ukuran Raksasa
Senin, 14 Juni 2021 23:58 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Euforia sepak bola Piala Eropa atau Euro tahun 2021 menggema di seluruh penjuru dunia, tak terkecuali di tanah air. Warga pesisir di Kabupaten Pasuruan misalnya, mereka ikut memeriahkan perhelatan Euro 2021 dengan mema...
Jumat, 04 Juni 2021 10:27 WIB
PAMEKASAN, BANGSAONLINE.com - Bukit Kehi, destinasi wisata yang satu ini berada di Kota Pamekasan. Bukit Kehi menawarkan pemandangan daerah pegunungan yang hijau mempesona. Pengunjung bahkan bisa berenang di sejuknya hawa pegunungan di pulau gar...
Senin, 14 Juni 2021 06:50 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Membentak dan memarahi ternyata tak selalu jelek. Kadang justru bisa mengubah sejarah. Atau mencipta sejarah.Inilah yang terjadi antara Chairul Saleh dan Mochtar Kusumaatmadja. Saat perjuangan kemerdekaan RI. Ta...
Minggu, 16 Mei 2021 06:58 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*65. fawajadaa ‘abdan min ‘ibaadinaa aataynaahu rahmatan min ‘indinaa wa’allamnaahu min ladunnaa ‘ilmaanLalu mereka berdua bertemu dengan seorang hamba di antara hamba-hamba Kami, yang telah Kami berika...
Sabtu, 12 Juni 2021 09:55 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke [email protected] Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<...