Minggu, 23 Februari 2020 21:33

Bocah SMP Korban Pencabulan Kakek Tiri Dapat Pendampingan dari P2TP2A Blitar

Selasa, 20 Agustus 2019 13:26 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yudi Indrawan
Bocah SMP Korban Pencabulan Kakek Tiri Dapat Pendampingan dari P2TP2A Blitar
Wahid Rosyidi, Kepala DPPKB dan P3A Kabupaten Blitar. foto: AKINA/ BANGSAONLINE

BLITAR, BANGSAONLINE.com - Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Blitar memberikan pendampingan anak di bawah umur yang menjadi korban kekerasan seksual oleh kakek tirinya sendiri.

Kasus kekerasan seksual ini sebelumnya menimpa gadis berusia 14 tahun di Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar. Akibat perbuatan tak terpuji yang dilakukan kakek tirinya ini, kini korban tengah hamil dengan usia kandungan empat bulan. Sementara pelaku Sobirin (66) ditahan di Mapolres Blitar Kota.

"Kasus ini sudah ditangani Polres Blitar Kota, pelaku juga sudah ditahan. Tugas kami melakukan pendampingan terhadap korban dan sejauh ini tim sudah turun untuk memberikan pendampingan terhadap korban," ungkap Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB dan P3A) Wahid Rosyidi, Selasa (20/8/2019).

Menurut dia, P2TP2A telah memberikan pendampingan psikologis yang saat ini masih berjalan. Ke depan P2TP2A juga akan memberikan pendampingan keagamaan kepada korban.

"Korban perlu dipulihkan mentalnya melalui pendampingan psikologis dan keagamaan. Selanjutnya, kami akan memberikan pendampingan hukum untuk kasusnya. Karena nanti pasti akan ada pemeriksaan terhadap korban. Jangan sampai korban merasa ketakutan. Harapan kami, korban bisa menceritakan kronologis yang jelas kepada pihak kepolisian," imbuhnya.

Pihaknya menambahkan P2TP2A juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Blitar untuk memberikan perawatan medis kepada korban. "Mengingat kondisi korban yang masih di bawah umur, secara fisik sebenarnya belum siap untuk dibuahi dan melahirkan," paparnya.

Kejadian ini terungkap usai para tetangga curiga dengan perubahan bentuk tubuh korban. Korban juga sering terlihat lemas dan tidak bersemangat. Korban kemudian dibawa ke rumah Kepala Desa setempat untuk diinterogasi. Korban akhirnya mengaku jika telah disetubuhi kakek tirinya. Perangkat desa kemudian membawa korban ke bidan desa dan diketahui jika korban positif hamil empat bulan. (ina/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 21 Februari 2020 20:10 WIB
TUBAN, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Tuban mempunyai wisata edukasi baru berupa Taman Kelinci. Suasana Taman Kelinci yang terletak di tepi jalan Desa Mliwang, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban ini begitu adem, asri, dan sejuk, karena jauh dar...
Senin, 17 Februari 2020 20:01 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanGus Sholah. Panggilan yang enak didengar. Sekaligus menyejukkan. Siapa pun yang pernah bertemu, berbincang – apalagi akrab. Pasti terkesan: santun, tawaddlu’, sederhana, egaliter dan moderat. Moderat sesungguhnya. Bukan ...
Kamis, 20 Februari 2020 11:01 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*81. Waqul jaa-a alhaqqu wazahaqa albaathilu inna albaathila kaana zahuuqanDan katakanlah, “Kebenaran telah datang dan yang batil telah lenyap.” Sungguh, yang batil itu pasti lenyap.TAFSIR AKTUALAyat kaji 80 ...
Rabu, 29 Januari 2020 10:58 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, MA. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&...