Sabtu, 17 Agustus 2019 23:03

​Edarkan Sabu di Sidoarjo, Janda 7 Anak Diringkus Polisi

Rabu, 14 Agustus 2019 18:47 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Catur Andy
​Edarkan Sabu di Sidoarjo, Janda 7 Anak Diringkus Polisi
Patimah alias Yuk (47).

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Petugas Satreskoba Polresta Sidoarjo meringkus seorang perempuan pengedar narkoba. Dia adalah Patimah alias Yuk (47), warga Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Surabaya.

Janda tujuh anak ini diringkus polisi ketika sedang bertransaksi dengan pembelinya. "Sekarang masih menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo," ujar Kasat Reskoba Polresta Sidoarjo AKP Muhammad Indra Najib, Rabu (14/8/2019).

Perempuan yang pernah dua kali menikah tersebut sudah sejak beberapa waktu lalu menjadi buruan polisi. Sampai akhirnya dia terdeteksi berada di Wonokusumo Surabaya.

"Dari penangkapan tersebut, petugas juga menyita sabu seberat 2 gram yang disembunyikan dalam bungkus rokok. Ponsel yang dipakai transaksi juga disita sebagai barang bukti," sambungnya.

Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku awalnya mendapat pesanan sabu sebanyak dua gram dari seorang pria bernama Hasan. Dari sana, dia lantas mengambil barang ke Guteh, untuk selanjutnya dijual ke Hasan.

Dia mengambil barang di Guteh yang berada di Bangkalan, Madura. Kemudian sabu dibawa ke Surabaya untuk janjian transaksi dengan Hasan, sang pemesan.

Apes, belum semoat bertemu dengan pembelinya, dia sudah keburu diringkus polisi. Janda tujuh anak yang sudah dua kali menikah itu pun harus mendekam di dalam penjara.

Polisi sendiri masih terus berusaha mengembangkan perkara ini, utamanya mencari Guteh dan Hasan. Tak hanya itu, petugas juga berusaha mengembangkan jaringan narkoba tersangka ini di kawasan Sidoarjo.

"Dua pria itu sudah masuk daftar pencarian orang (DPO). Dan kita sedang mendalami, kemungkinan jaringan narkoba kelompok ini di Sidoarjo," sambung Indra.

Di sisi lain, tersangka Patimah mengaku terpaksa menjadi penjual narkoba. Dia berdalih, melakukan semua usaha haram tersebut demi mencukupi kebutuhannya bersama anak-anaknya. (cat/ian) 

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 09 Agustus 2019 19:52 WIB
KEDIRI, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Kediri memiliki destinasi wisata baru bernama Dewi Cemara. Obyek wisata berbasis pertanian dan peternakan di Desa Kedung Malang, Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri ini telah diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Kamis, 18 Juli 2019 13:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag57. Ulaa-ika alladziina yad’uuna yabtaghuuna ilaa rabbihimu alwasiilata ayyuhum aqrabu wayarjuuna rahmatahu wayakhaafuuna ‘adzaabahu inna ‘adzaaba rabbika kaana mahtsuuraanOrang-orang yang mereka seru itu, ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...