Minggu, 15 September 2019 20:25

DPRD Jember Janji Perjuangkan Hak Ribuan Buruh PDP Kahyangan

Senin, 12 Agustus 2019 21:59 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
DPRD Jember Janji Perjuangkan Hak Ribuan Buruh PDP Kahyangan
DPRD Kab Jember saat menerima perwakilan buruh PDP Khayangan.

JEMBER, BANGSAONLINE.com - Sekitar 3.000 buruh PDP Kahyangan yang sebelumnya melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemkab Jember Jalan Sudarman, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, melanjutkan aksinya ke kantor DPRD setempat Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari, Senin siang (12/8/2019). 

Ribuan pengunjuk rasa tersebut meminta tanggung jawab dan kepedulian anggota dewan sebagai wakil rakyat, untuk memperjuangkan anggaran penyertaan modal sebesar Rp 5,8 miliar tersebut.

Sebelum melakukan diskusi bersama 10 perwakilan buruh, ribuan pengunjuk rasa itu melakukan aksi orasi di bundaran depan kantor dewan.

"Silakan menyampaikan aspirasinya ke kami. Selanjutnya mari kita bahas di ruang Komisi A DPRD Jember," kata anggota Komisi A DPRD Jember David Handoko Seto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Jember Martini saat menemui para pengunjuk rasa.

Selanjutnya, 10 perwakilan buruh memasuki gedung dewan dan bertemu dengan Ketua DPRD Jember Ardi Pujo Prabowo, Wakil Ketua DPRD Jember Martini, Anggota Komisi A DPRD Jember David Handoko Seto, dan Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, yang memimpin langsung pengamanan aksi.

Dalam proses pertemuan tersebut, membahas tentang keluhan dan menampung aspirasi dari para buruh tersebut. "Dari pertemuan itu disepakati 3 poin terkait anggaran penyertaan modal PDP Kahyangan Kabupaten Jember," kata Ardi saat dikonfirmasi wartawan usai rapat.

Diketahui 3 poin kesepakatan itu di antaranya, pertama sesuai dengan RDP (Rapat Dengar Pendapat) 12 Agustus 2019 kemarin, yang dihadiri perwakilan buruh, Kapolres Jember, Dirut PDP Kahyangan, dan Pimpinan DPRD Jember, disepakati anggaran penyertaan modal untuk PDP Kahyangan sebesar Rp 5,8 miliar.

"Sebagai bentuk tanggung jawab Dirut PDP Kahyangan, hal atas buruh mengenai gaji atau bayaran, tetap dapat dari daerah dengan ketentuan," katanya.

Kemudian DPRD Kabupaten Jember menjamin hak buruh PDP Kahyangan. "Yakni dengan membuat surat pernyataan, sebagai dasar pembuatan Perda, dan memasukkan penyertaan modal sebesar Rp 5,8 Miliar pada tahun anggaran 2020 mendatang," jelasnya.

Setelah adanya kesepakatan tersebut, selanjutnya para pengunjuk rasa membubarkan diri. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...