Minggu, 15 September 2019 20:18

​Perbaiki Atap Gudang Sekolah, Tukang Bangunan di Jember Tewas Kesetrum

Rabu, 07 Agustus 2019 19:14 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Yudi Indrawan
​Perbaiki Atap Gudang Sekolah, Tukang Bangunan di Jember Tewas Kesetrum
Gudang SDN 01 Dukuh Mencek yang sedang diperbaiki atapnya.

JEMBER, BANGSAONLINE.com – Hudi (40), warga Jalan Gurami, Dusun Krajan, Desa Dukuhmencek, Kecamatan Sukorambi, Jember, Jawa Timur, tewas setelah memperbaiki atap Gudang SDN 01 Dukuh Mencek, kecamatan setempat. 

Diketahui pria yang bekerja sebagai tukang bangunan itu mengalami kecelakaan kerja, akibat tersengat aliran listrik saat memindah rangka baja ringan untuk memperbaiki atap ruangan tersebut. Kemudian korban jatuh dan mengalami luka di kepala.

Akibat kecelakaan yang dialami, korban pun sempat dilarikan ke RSD dr. Soebandi, Kecamatan Patrang. Namun karena kondisi luka yang cukup parah, korban pun meninggal saat mendapat perawatan di rumah sakit.

“Kejadiannya itu sekitar pukul 10.30 WIB, siang tadi,” kata Kapolsek Sukorambi AKP Ribut Budiyono saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, Rabu (7/8/2019).

Korban diduga mengalami kecelakaan kerja, kata Ribut, diawali dengan tersengat aliran listrik saat memindah sejumlah rangka baja ringan untuk memperbaiki atap ruangan. 

“Mau memperbaiki galvalum ruangan yang sebelumnya tempat tinggal penjaga sekolah. Untuk nantinya menjadi gudang penyimpanan alat-alat milik sekolah,” sambungnya.

Diketahui korban tersengat listrik, dari luka bakar yang dialami korban di bagian perut. “Jadi saat memindah batang-batang baja ringan itu, ditumpangkan di kabel listrik PLN. Karena tergesek-gesek kesetrum (tersengat listrik, red). Kemudian korban jatuh dan luka di bagian kepala. Tapi itu dugaan kronologis, karena saksi teman kerja korban, melihat ada luka bakar di perut dan luka cukup parah di kepala,” terangnya.

Selanjutnya korban langsung dilarikan ke rumah sakit. “Saat dibawa ke rumah sakit kondisi masih sadar dan hidup. Tapi dari kepala ada darah. Kemudian mendapat perawatan, dan meninggal di rumah sakit,” jelasnya.

Untuk mengetahui pasti penyebab kematian korban, kata Ribut, pihak keluarga tidak berkenan untuk dilakukan otopsi. “Ada surat pernyataan tertulis yang ditanda tangani pihak keluarga untuk tidak dilakukan otopsi. Dari pihak keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan kecelakaan kerja. Pihak keluarga juga menyampaikan, jika korban memiliki riwayat stroke,” katanya.

Sementara itu, Kepala SDN 01 Dukuh Mencek Susetyo Handayani, membenarkan kejadian yang terjadi di sekolahnya itu. “Benar tadi memang ada musibah itu. Dialami tukang bangunan yang bekerja. Tapi selanjutnya sudah kami sampaikan ke Kepala Desa dan Kapolsek. Pihak sana yang langsung menangani,” katanya singkat. (jbr1/yud/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Rabu, 11 September 2019 18:57 WIB
Oleh: Em Mas'ud Adnan*Indonesia – terutama Jawa Timur – memang sepotong taman surga. Tanah subur, pohon rimbun, air mengalir dan gunung bertebaran menghiasi alam. Indah luar biasa. Masih ditambah satu anugerah lagi: keajaiban alam!Lihatlah blue...
Jumat, 13 September 2019 23:27 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag61. Wa-idz qulnaa lilmalaa-ikati usjuduu li-aadama fasajaduu illaa ibliisa qaala a-asjudu liman khalaqta thiinaanDan (ingatlah), ketika Kami berfirman kepada para malaikat, “Sujudlah kamu semua kepada Adam,” ...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...