Sabtu, 18 Januari 2020 15:56

​Stabilkan Harga Cabai, Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar

Jumat, 02 Agustus 2019 21:42 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: M Didi Rosadi
​Stabilkan Harga Cabai, Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar
Operasi Pasar Cabai dilaksanakan oleh Disperindag bekerja sama dengan Perum Bulog Divre Jatim di pasar Tambah Rejo, Surabaya. foto: ist

SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Harga cabai beberapa pekan ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Para pedagang di beberapa pasar di Kota Surabaya menjual hingga Rp. 80 ribu per kg. Padahal harga disentra produksi sebesar Rp. 50-60 ribu.

"Kenaikan cabai disebabkan minimnya stok di tingkat hulu atau petani, karena beberapa sentra cabai di Jatim belum memasuki masa panen,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Prov. Jatim Drajat Irawan saat melakukan Operasi Pasar di Pasar Tambah Rejo, Surabaya, Jumat (2/8).

Operasi pasar tersebut, menurut Drajat, membantu masyarakat memperoleh cabai dengan harga murah yaitu sebesar Rp. 50 ribu. Di Pasar Tambah Rejo sendiri disediakan 70 kg cabai, dan di Pasar Wonokromo disediakan 50 kg untuk Operasi Pasarnya.

"Masyarakat juga bisa membeli cabai dengan jumlah kecil yaitu 1 ons dengan harga Rp. 5 ribu. Dengan demikian diharapkan masyarakat yang membutuhkan cabai bisa mendapatkan sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.

Dijelaskan, operasi pasar akan terus diselenggarakan sampai harga stabil yaitu diprediksi akhir Agustus atau awal September 2019. Hal tersebut disebabkan di beberapa wilayah sentra produksi Jatim di antaranya di Kab. Blitar, Kab. Kediri, Kab. Malang, Kab. Tuban, Kab. Sampang dan Kab. Pamekasan mulai panen. Diprediksi, Agustus 2019 ini produksi cabai mampu menghasilkan sekitar 25.666 ton.

"Di beberapa daerah , beberapa kab/kota sudah menyelenggarakan operasi pasar cabai sejak tanggal 16 Juli 2019, sebagai contoh di Kediri,” tambahnya.

Sementara menurut data Dinas Pertanian (Distan) Jatim, komoditi cabai pada April-Mei 2019 sempat mengalami over produksi. April 2019 lalu mencapai 77.171 ton dan Mei 2019 mencapai 32.136 ton.

Namun produksi cabai mulai turun pada Juni 2019 mencapai 23.437 ton. Tren tersebut terus berlanjut pada Juli 2019 mencapai 17.353 ton. (mdr/ian)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...