Senin, 21 Oktober 2019 06:10

Tak Ada Pengaduan Soal Proyek JIIPE ke DPRD Gresik

Jumat, 02 Agustus 2019 10:04 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: M Syuhud Almanfaluty
Tak Ada Pengaduan Soal Proyek JIIPE ke DPRD Gresik
Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim bersama pimpinan komisi saat memberikan keterangan. foto: SYUHUD/ BANGSAONLINE

GRESIK, BANGSAONLINE.com - DPRD Gresik akhirnya menyikapi persoalan yang muncul belakangan ini terkait proyek kawasan Java Integrated Industrial Ports and Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar.

Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim menegaskan sejauh ini lembaga wakil rakyat yang ia pimpin belum bisa menindaklanjuti permasalahan yang muncul dan dikeluhkan warga. Sebab sampai saat ini beluum ada pengaduan dari masyarakat Manyar atau masyarakat yang terkena dampak.

Bahkan, meskipun Lembaga Swadaya Masyarakat Forum Kota (Forkot) telah menggelar aksi demo di kawasan JIIPE, baru-baru ini.

Menurut Nurhamim, sejauh ini DPRD baru sebatas menerima ajakan sharing dari pihak LSM Forkot dengan mengundang diskusi publik soal kemaslahatan proyek JIIPE kepada masyarakat. "Waktu itu, saya mendelegasikan Pak Nasihan (Komisi I) untuk menghadiri diskusi tersebut," terang Ketua Golkar Gresik ini, Jumat (2/8).

Sementara Anggota Komisi I Nasihan mengakui bahwa dalam diskusi publik soal kawasan JIIPE banyak muncul sumber persoalan. Di antaranya terkait adanya warga yang belum menerima ganti rugi atas pembebesan lahan miliknya yang terkena proyek JIIPE. "Ada warga yang lahannya digarap dan lepas (kena proyek JIIPE), tapi belum dibayar," ungkap Nasihan.

Terkait hal ini, Nasihan telah meminta kepada korban agar melapor ke pihak berwajib. "Dilaporkan saja. Komisi I siap melakukan pendampingan," ujar politikus Gerindra ini.

Persoalan lain yang muncul, tambah Nasihan, terkait ketenagakerjaan. Sejauh ini keberadaan kawasan JIIPE belum banyak bermanfaat dalam menciptakan lapangan kerja. "Padahal, keberadaan JIIPE diharapkan mampu menyerap hingga ratusan ribu tenaga kerja, sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kabupaten Gresik," pungkasnya. (hud/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Minggu, 13 Oktober 2019 23:15 WIB
BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur memiliki wisata unik berbasis minyak dan gas bumi (Migas), tepatnya di Desa Wonocolo, Kecamatan Kedewan, Kabupaten Bojonegoro.Di desa ini terdapat ratusan sumur minyak tua peninggal...
Rabu, 16 Oktober 2019 11:21 WIB
Oleh: Khariri Makmun*Fenomena semangat keberagamaan di tanah air semakin meningkat, hal itu ditandai dengan maraknya gelombang hijrah baik di kalangan artis, publik figur, maupun orang awam. Masifnya dakwah di media sosial disambut baik oleh netizen ...
Minggu, 06 Oktober 2019 22:56 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*70. Walaqad karramnaa banii aadama wahamalnaahum fii albarri waalbahri warazaqnaahum mina alththhayyibaati wafadhdhalnaahum ‘alaa katsiirin mimman khalaqnaa tafdhiilaan.Dan sungguh, Kami telah memuliakan ...
Minggu, 22 September 2019 14:08 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...