Minggu, 19 Januari 2020 02:56

Elpiji 3 Kg di Pacitan Langka dan Harganya Melambung, Cuaca Perairan Aman Terkendali

Senin, 29 Juli 2019 17:05 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Elpiji 3 Kg di Pacitan Langka dan Harganya Melambung, Cuaca Perairan Aman Terkendali
Tukijem salah seorang pemilik warung makan di Pacitan. foto: YUNIARDI SUTONDO/ BANGSAONLINE

PACITAN, BANGSANOLINE.com - Sejumlah masyarakat Kabupaten Pacitan mengeluh karena kesulitan untuk mendapatkan gas ukuran 3 kilogram (kg). Selain barang langka, harga di tingkat pengecer juga ikut melambung.

Salah satu pemilik warung makan di Pacitan, Tukijem mengatakan harga gas melon di eceran saat ini mencapai Rp 24 ribu per tabung. Namun untuk langganan di agen masih tetap Rp 16 ribu per tabung.

"Soal harga naik nggak masalah, yang penting barangnya mudah didapat. Tapi saat ini harganya mahal, barangnya langka," tutur ibu tiga anak ini, Senin (29/7).

Selain mahal dan langka, beberapa agen penjual gas juga melakukan pembatasan penjualan dengan membagikan kupon ke pelanggan. "Jadi kalau bukan pelanggan tidak akan dikasih. Mereka bisa membeli ke kios eceran yang harganya jauh lebih mahal," terangnya.

Selain gas, Tukijem juga mengeluhkan kenaikan harga cabai yang hingga detik ini tembus Rp 90 ribu per kg. "Makanya kami nggak buat sambel. Sebab harga cabai mahal Mas (wartawan)," tuturnya.

Langkanya elpiji 3 kg juga dirasakan Wawan, pedagang bakso keliling. Ia yang biasanya bisa membeli empat tabung gas dalam sepekan, belakangan hanya bisa mendapatkan satu tabung. "Pokoknya setiap dua hari sekali saya menghabiskan dua tabung buat jualan bakso. Tapi saat ini sulit mencari gas tersebut," ujarnya secara terpisah.

Terkait hal ini, Asisten Perkonomian dan Pembangunan Sekkab Pacitan Joni Maryono mengatakan  pihaknya sudah menandatangani surat dari sekkab terkait usulan penambahan kuota gas bersubsidi itu. "Kemarin saya juga sudah paraf, ada usulan dari Disperindag buat penambahan kuota," tutur Joni.

Namun Joni tidak bisa memerinci jumlah kuota sebelum ada penambahan maupun setelah penambahan. "Nanti saya cek ke Disperindag soal alokasi kuota yang dibutuhkan," ungkap Joni melalui ponselnya.

Terkait harga cabai, Joni menegaskan hal itu merupakan dampak musim. Menurutnya, fenomena mahalnya harga cabai juga tidak hanya terjadi di Pacitan. "Mungkin itu sudah menasional, sebagai dampak musim dan cuaca sehingga produksi petani merosot. Sedangkan kebutuhan terus melambung," tandasnya. (yun/rev)


Cuaca Perairan Aman Terkendali

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Kondisi cuaca di perairan Pacitan hingga Senin (29/7) masih relatif kondusif. Meski sedikit berawan, namun tak begitu membahayakan untuk aktivitas pelayaran maupun nelayan yang hendak melaut. "Kondisi masih aman terkendali, tidak ditemukan gejala cuaca ekstrim," kata Komandan Pos Kamladu Pacitan Pelda Totok, Senin (29/7).

Menurut Totok, sampai saat ini cuaca berawan dengan ketinggian gelombang laut di antara 1,25 meter hingga 2,5 meter. Sedangkan kecepatan angin rata-rata 27,8 km/ jam, dengan suhu udara di antara 32 derajat Celcius. serta kelembapan antara 50%, arah angin Timur.

Aktivitas nelayan masih normal seperti hari biasanya. Mereka masih nampak melaut. "Namun kami imbau tetap waspada dan lebih berhati-hati. Sebab segala kemungkinan masih saja terjadi," imbau Totok. (yun/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 01 Januari 2020 19:47 WIB
BLITAR, BANGSAONLINE.com - Wisata Edukasi Kampung Coklat di Kabupaten Blitar baru-baru ini telah menghadirkan spot instagramable bagi para pengunjung.Lokasi wisata yang terletak di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar tersebut ...
Senin, 13 Januari 2020 16:17 WIB
Oleh: M Mas’ud AdnanKHM Yusuf Hasyim wafat pada 14 Januari 2007. Putra Hadratussyaikh KHM Hasyim Asy'ari itu selain dikenal sebagai tokoh NU dan komandan Laskar Hizbullah juga pengasuh Pesantren Tebuireng selama 41 tahun (1965-2006). Untuk mengenan...
Sabtu, 18 Januari 2020 12:20 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*79. Wamina allayli fatahajjad bihi naafilatan laka ‘asaa an yab’atsaka rabbuka maqaaman mahmuudaanDan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan...
Kamis, 16 Januari 2020 12:56 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...