Sebanyak sebelas titik biometrik telah disiapkan oleh PPIH Embarkasi Surabaya. foto: ist
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Sebanyak 700 Jemaah Calon Haji (JCH) Provinsi Bali tiba di Embarkasi Surabaya pada Jumat (27/7) pagi. JCH yang tergabung pada kelompok terbang (kloter) 60 dan 61 itu langsung melakukan perekaman biometrik di Gedung Zaitun Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) Sukolilo.
Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya Jamil mengatakan, JCH asal Provinsi Bali tersebut belum melakukan perekaman biometrik.
BACA JUGA:
- Mengapa Dam Haji Tidak Bisa Dipindahkan ke Indonesia
- Kemenhaj Tegaskan Larangan Jemaah Haji Ikut Ziarah dan City Tour Sebelum Puncak Armuzna
- Cuaca Musim Haji 2026 Hari Ini: Makkah Tembus 41 Derajat, Kelembapan Madinah Cuma 14 Persen
- Tanggung Akomodasi CJH ke Asrama Haji Surabaya, Komisi VIII DPR RI Apresiasi Pemprov Jatim
"JCH ini dari daerah belum melaksanakan biometrik, meskipun sudah ada yang melaksanakan biometrik, namun tetap kita lakukan biometrik ulang," katanya.
Sebanyak sebelas titik biometrik pun telah disiapkan oleh PPIH Embarkasi Surabaya. Jamal menjelaskan, perekaman biometrik tersebut tidak memerlukan waktu yang lama, masing-masing JCH hanya butuh waktu kurang dari lima menit.
"Petugas kami tentunya sigap, jauh-jauh hari sudah kami siapkan biometrik ini. Meskipun ratusan JCH yang melakukan perekaman biometrik, tapi ini tidak membutuhkan waktu yang lama," jelasnya.
Jamal menerangkan bahwa fungsi rekam biometrik ialah untuk memudahkan dan mempercepat proses imigrasi saat jemaah memasuki Arab Saudi (Jeddah atau Madinah).
Klik Berita Selanjutnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




