Rabu, 27 Mei 2020 04:06

Pemkab Mojokerto Sabet KLA Madya dan Puskesmas Pelayanan Ramah Anak

Rabu, 24 Juli 2019 18:13 WIB
Editor: Redaksi
Pemkab Mojokerto Sabet KLA Madya dan Puskesmas Pelayanan Ramah Anak
Wabup Pungkasiadi ketika menyambut Tim Verifikasi Pelayanan Ramah Anak. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berkomitmen untuk memenuhi hak dan perlindungan anak dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto sebagai Kabupaten Layak Anak.

MOJOKERTO, BANGSAONLINE.com - Pemerintah Kabupaten Mojokerto sukses menyabet penghargaan prestisius Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2019 Tingkat Madya, pada rangkaian acara Peringatan Hari Anak Nasional 2019.

Penghargaan diserahkan langsung Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia Yohana Yembise, pada Joedha Hadi selaku Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan (DP2KBP2), mewakili Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi, Selasa (23/7) malam di Hotel Four Point Makassar Sulawesi Selatan.

Tak hanya KLA Tingkat Madya, Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga mengantongi penghargaan Puskesmas Pelayanan Ramah Anak (PRA) Terbaik 2019, atas UPT Puskesmas Gondang. Proses penilaian telah dilaksanakan pada 15 Mei lalu, oleh tim penilai dari PPPA, yang diterima langsung Wakil Bupati Pungkasiadi beserta Wakil Ketua TP PKK Yayuk Pungkasiadi.

Untuk diketahui, capaian KLA Tingkat Madya yang diraih Pemkab Mojokerto telah naik dari predikat tahun 2018 lalu yakni tingkat Pratama.

Apresiasi/penghargaan pelaksanaan KLA di daerah diberikan dengan 5 jenis kategori. Antara lain Pratama (pemula), Madya (cakupannya sudah 60 persen di tingkat Kabupaten/Kota), Nindya (80 persen), Utama (sudah 100 persen) atau berarti seluruh anak di daerah tersebut sudah terpenuhi semua haknya dari lahir sampai remaja, dan capaian tertinggi yaitu Kabupaten/Kota Layak Anak.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto sendiri telah mengadopsi pengembangan KLA sejak tahun 2015. Yakni dengan bukti mengirimkan dokumen evaluasi pengembangan KLA ke Kementerian PPPA, dalam 5 klaster dan 31 indikator perlindungan anak.

(Kegiatan Wabup Pungkasiadi tak mengesampingkan hak anak)

Tahun 2017, adalah kali ketiga Pemkab Mojokerto mengirimkan dokumen pengembangan KLA, hingga akhirnya berhasil mendapat penghargaan KLA Tingkat Pratama untuk pertama kalinya.

Selanjutnya di tahun 2018 untuk keempat kalinya, Pemkab kembali mengirim dokumen, dengan capaian Tingkat Pratama untuk kedua kali.

Hingga pada evaluasi kelima di 2019 ini, Pemkab Mojokerto sukses menunjukkan lompatan mengesankan dengan memboyong predikat Tingkat Madya.

Penilaian KLA dilakukan oleh pakar anak, serta kementerian, atau lembaga. Di antaranya Kemenko PMK, Kemendagri, Bappenas, Kemenkumham, Setneg, Kantor Staf Presiden, dan KPAI. Tahapan penilaian melalui empat tahap, yaitu mandiri, administrasi, verifikasi lapangan, dan finalisasi.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah berkomitmen untuk memenuhi hak dan perlindungan anak dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto sebagai Kabupaten Layak Anak.

Penghargaan tak lepas dari peran serta OPD, Forum Anak, masyarakat serta anak-anak Kabupaten Mojokerto. Penghargaan ini harus dijadikan semangat untuk terus mewujudkan Kabupaten Mojokerto Layak Anak. (adv) 

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Rabu, 11 Maret 2020 22:53 WIB
SURABAYA, BANGSAONLINE.com - Keindahan alam di Jawa Timur adalah potensi wisata yang luar biasa. Salah satunya, Taman Wisata Genilangit di Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa datang langsung ke ikon wisata di...
Sabtu, 23 Mei 2020 12:36 WIB
Oleh: Firman Syah AliSaat ini gelar Habib sedang populer di Indonesia karena beberapa peristiwa. Diantaranya Insiden Habib Umar Abdullah Assegaf Bangil dengan mobil sedan mewah Nopol N 1 B diduga melanggar peraturan pemerintah tentang pembatasan sosi...
Selasa, 26 Mei 2020 23:54 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*22. Sayaquuluuna tsalaatsatun raabi’uhum kalbuhum wayaquuluuna khamsatun saadisuhum kalbuhum rajman bialghaybi wayaquuluuna sab’atun watsaaminuhum kalbuhum qul rabbii a’lamu bi’iddatihim maa ya’lamuhum...
Rabu, 13 Mei 2020 11:23 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <&...