Senin, 26 Agustus 2019 10:44

Novita Nur Arifin Janji Berangkatkan Guru PAUD yang Lolos Uji Kompetensi ke Jepang

Rabu, 17 Juli 2019 17:45 WIB
Editor: Yudi Arianto
Wartawan: Herman Subagyo
Novita Nur Arifin Janji Berangkatkan Guru PAUD yang Lolos Uji Kompetensi ke Jepang
Novita Hardiny saat di Pendopo Trenggalek. foto: HERMAN/ BANGSAONLINE

TRENGGALEK, BANGSAONLINE.com - Novita Hardiny Nur Arifin, istri dari Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin sekaligus Ketua TP PKK Trenggalek berjanji akan memberangkatkan tenaga pendidik PAUD yang berijazah strata 1 ke negeri sakura Jepang untuk studi banding. Dengan syarat, harus lolos dari uji kompetensi yang digelar oleh Bunda PAUD Kabupaten

Pernyataan ini disampaikan Novita usai dirinya dikukuhkan oleh Bupati Trenggalek Moh. Nur Arifin sebagai Bunda PAUD Kabupaten Trenggalek, Selasa (16/7) kemarin.

"Bagi tenaga pendidik PAUD yang sudah menyetorkan ijazahnya, akan ada uji kompetensi dari Bunda PAUD Kabupaten. Dan yang lolos secara standar kualitas yang berlaku akan saya studi bandingkan ke Jepang nanti," kata Novita dalam sambutannya usai Pengukuhan Bunda PAUD Kabupaten dan Kecamatan.

Ia mengatakan bahwa reward terhadap tenaga pendidik PAUD tersebut akan diberikan pada tiga tahun yang akan datang. Alasannya, saat ini masih banyak tenaga pendidik PAUD yang belum mengantongi ijazah S1. Untuk itu ia memberi kesempatan pada guru PAUD untuk segera memiliki ijazah tersebut.

Selain itu, juga mengingat beban pekerjaan yang diemban oleh para guru PAUD ini terbilang cukup berat. Di mana mereka harus mengurus banyak anak, mentransformasikan ilmu dan pengetahuannya.

"Tapi selama ini mereka sering tidak terlihat dalam pembangunan sumber daya manusia di setiap kabupaten/kota yang ada," ujarnya.

Dirinya lantas bercerita beberapa bulan yang lalu saat melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa, ia mendapatkan informasi tentang gaji guru PAUD di daerah pedalaman yang cukup ironis. Dalam satu bulan para guru PAUD ini hanya menerima upah 50 ribu.

"Kalau itu untuk beli lipstik, beli beras, beli parfum itu gak cukup. Nah ketika saya diberi wewenang untuk memperjuangkan itu saya ingin memanfaatkan ini dengan sebaiknya," tekadnya.

Melihat kenyataan seperti itu, ia sebelumnya pernah mengusulkan pada Bupati Trenggalek untuk bisa memberikan tambahan gaji bagi para tenaga pendidik PAUD.

Ia juga menegaskan bila usulan penambahan gaji guru PAUD nantinya tidak bisa dialokasikan melalui APBD, maka ia bertekad akan memberi tambahan melalui kantong pribadinya. "Mulai sekarang saya akan serius menabung uang bulanan saya. Untuk men-support guru-guru PAUD," janjinya. (man/ian)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...