Sabtu, 24 Agustus 2019 10:32

Dua Warga di Kelurahan Baleharjo Pacitan Negatif dari Hepatitis A

Rabu, 17 Juli 2019 11:39 WIB
Editor: Abdurrahman Ubaidah
Wartawan: Yuniardi Sutondo
Dua Warga di Kelurahan Baleharjo Pacitan Negatif dari Hepatitis A
Ilustrasi

PACITAN, BANGSAONLINE.com - Dua warga Lingkungan Kwarasan Kelurahan Baleharjo Kecamatan/Kabupaten Pacitan, Puguh dan Agam, memberikan klarifikasi atas pemberitaan media soal terkait penyakit Hepatitis A. Mereka menegaskan, kalau selama ini tidak pernah terjangkiti penyakit yang menyerang fungsi hati tersebut.

Menurut Puguh, ia memang pernah mengalami sakit pasca ditetapkannya status kejadian luar biasa (KLB) oleh Pemkab Pacitan perihal serangan Hepatitis A di tiga kecamatan yaitu Tulakan, Ngadirojo, dan Sudimoro. Namun, ia menegaskan sakit yang dialaminya bukanlah terpapar virus Hepatitis A, melainkan sakit diare.

"Selama ini saya tidak pernah sakit Hepatitis. Kalaupun pernah sakit, itu hanya diare dan bukan penyakit kuning atau Hepatitis A," ujar Puguh memberikan hak jawab, Rabu (17/7).

Ia merasa tak nyaman atas mencuatnya kabar kalau dirinya terduga terpapar virus Hepatitis A. Sebab persoalan tersebut dinilai memengaruhi interaksi sosial dengan lingkungan sekitarnya. Termasuk saat berada di lingkungan sekolah tempatnya bekerja, juga menjadi tak nyaman.

"Mohon diluruskan, kalau saya memang tidak pernah sakit Hepatitis. Ini kami lakukan agar publik tidak salah paham. Baik dengan lingkungan terdekat ataupun dengan lingkungan sekolah," pinta mantan Kepala Sekolah SMK PGRI Pacitan ini pada media.

Hal senada juga disampaikan Agam. Pria yang berprofesi sebagai bengkel jasa service AC dan dinamo ini juga menegaskan kalau sakit yang pernah dialaminya belum lama ini bukan terinfeksi virus Hepatitis. Namun hanya sakit diare.

"Selama ini saya tak pernah sakit Hepatitis. Jadi ini mohon juga untuk diluruskan agar tidak ada salah paham," tutur Agam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan Eko Budiono juga memastikan kalau warga atas nama Puguh memang tidak pernah ada riwayat penyakit kuning. "Nggih Mas (wartawan, Red), memang hasil pemeriksaan dengan metode RDT (Rapid Diagnostic Test) hasilnya negatif," tegas Eko melalui pesan WhatsApp, Selasa (16/7) malam kemarin. (yun/dur)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...