Selasa, 01 Desember 2020 12:16

Netizen Ributkan Cat Baru Stadion Letjen H. Soedirman, Ini Penjelasan Kadis PU Cipta Karya

Selasa, 16 Juli 2019 02:30 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Eky Nurhadi
Netizen Ributkan Cat Baru Stadion Letjen H. Soedirman, Ini Penjelasan Kadis PU Cipta Karya
Stadion Letjen H. Soedirman, Bojonegoro. foto: EKY NURHADI/ BANGSAONLINE

BOJONEGORO, BANGSAONLINE.com - Dua hari ini netizen Bojonegoro ribut memperbincangkan pengecetan Stadion Letjen H. Soedirman. Sisi depan stadion yang terletak di Desa Campurejo, Kecamatan/Kota Bojonegoro itu dicat dengan warna hijau kombinasi merah.

Sebelumnya, stadion yang berkapasitas 15.000 penonton itu bagian depannya berwarna biru kombinasi orange. Namun sejak Sabtu, (13/7) Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro melakukan pengecatan dengan warna dominan hijau.

Berbagai macam tanggapan muncul dari para netizen yang aktif di sosial media Facebook, mulai positif hingga negatif. "Asrama haji ketok e (Asrama haji sepertinya, red)," tulis akun Muhammad Gunawan setelah melihat postingan foto stadion berwarna hijau di Senin, (15/7/19).

Akun Pak Purwadi merespons positif dengan komentar, "Masalah warna tidak berpengaruh apa-apa yang perting pretasi kerjanya, supaya Bojonegoro maju," tulisnya.

Akun Fi Comelo bercelatuk, "Iki stadione Persibo opo Persebaya lur? Namun langsung dibalas beberapa komentar positif.

Akun CURVA NORD 1949 Surabaya menggunggah status disertai foto stadion warna hijau dan logo Persibo Bojonegoro, "Apa pengaruhnya hijau sama oren, kalau hanya warna stadion. Admin berharap semoga logonya yang nampak ada hijaunya gak di nyinyiri mintak di ganti warna oren wkwkwkkk. Ya Alhamdulillah untung stadion dibersihin dicat warna hijau, dan bukan warna hitam," tulisnya.

Memang, Stadion Letjen H Soedirman Bojonegoro selama ini menjadi home base tim Persibo. Warna kebesaran Persibo adalah orange, yang kebetulan stadionnya juga dominan warna orange, sehingga saat ada perubahan warna cat stadion menjadi hijau para suporter berkomentar.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro Willy Fitrama mengungkapkan, pengecatan tersebut bagian dari pemeliharaan rutin atau berkala. Sementara, pemeliharaan rutin sementara hanya dilakukan di bagian depan stadion. Sedangkan bagian dalam termasuk tribun penonton akan dilakukan pemeliharaan secara bertahap.

"Sementara di depan dulu mas, karena bagian kegiatan pemeliharaan rutin atau berkala," ujar Willy Fitrama dikonfirmasi via akun WhatsAppnya.

Menanggapi cuitan para netizen soal pengecatan warna hijau daun, dia menjelaskan bahwa stadion itu sarana prasarana umum. Sehingga, semua orang boleh untuk menggunakan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Selain untuk merefresh suasana, juga terkait dengan kegiatan untuk lebih membangun Bojonegoro yang berwawasan lingkungan dan mendukung kegiatan penghijauan alam, agar memberikan rasa nyaman. Warna hijau merupakan simbol kenyamanan dan mempunyai arti alam atau lingkungan," ujarnya menjelaskan. (nur/rev)

Disnak Jatim Pastikan Telur yang Beredar Aman dan Sehat untuk Dikonsumsi
Rabu, 20 November 2019 13:57 WIB
Kepala Disnak Jatim, Wemmi Niamawati melakukan kampanye telur ayam Jawa Timur sehat, bebas zat beracun bersama staf di halaman Kantor Disnak Jatim.Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur dengan melaksanakan kampanye "Telur Ayam Jawa Timur Sehat Bebas Za...
Jumat, 20 November 2020 22:13 WIB
SUMENEP, BANGSAONLINE.com - Berbicara tentang destinasi wisata di Kabupaten Sumenep memang tak pernah sepi. Selain memiliki sejumlah tempat wisata religi dan budaya, kabupaten yang berada di ujung timur Pulau Madura ini juga memiliki segudang destina...
Sabtu, 28 November 2020 22:34 WIB
Oleh: M Mas’ud Adnan --- Nahdlatul Ulama (NU) punya khasanah (bahasa) baru: Neo Khawarij NU. Istilah seram ini diintroduksi KH Imam Jazuli, LC, MA, untuk mestigmatisasi kelompok kritis NU: Komite Khittah Nahdlatul Ulama (KKNU). Khawarij ...
Sabtu, 28 November 2020 15:26 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag*39. walawlaa idz dakhalta jannataka qulta maa syaa-a allaahu laa quwwata illaa biallaahi in tarani anaa aqalla minka maalan wawaladaanDan mengapa ketika engkau memasuki kebunmu tidak mengucapkan ”Masya Allah, ...
Sabtu, 28 November 2020 12:00 WIB
>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Prof. Dr. KH. Imam Ghazali Said, M.A.. Kirim WA ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<&l...