Sabtu, 24 Agustus 2019 10:30

Final Sepakbola Porprov antara Tuban vs Sidoarjo Diwarnai Kericuhan, Wasit Jadi Bulan-bulanan Pemain

Minggu, 14 Juli 2019 15:09 WIB
Editor: Revol Afkar
Wartawan: Gunawan Wihandono
Final Sepakbola Porprov antara Tuban vs Sidoarjo Diwarnai Kericuhan, Wasit Jadi Bulan-bulanan Pemain
Suasana usai pertandingan Final Porprov VI Jatim antara Kabupaten Tuban Vs Kabupaten Sidoarjo.

TUBAN, BANGSAONLINE.com - Aksi kericuhan terjadi usai laga pertandingan Cabang Olahraga (Cabor) sepakbola Porprov Jatim VI 2019, antara tuan Kabupaten Tuban melawan Sidoarjo di Stadion Bumi Wali Tuban, Sabtu (13/7).

Usai pertandingan, wasit beserta asistennya langsung dikejar dan menjadi bulan-bulanan para pemain dan ofisial tim Sidoarjo. Mereka kecewa dengan kepemimpinan pengadil lapangan itu lantaran dianggap memihak tim tuan rumah.

Namun kerusuhan itu tidak berlangsung lama, karena sejumlah petugas keamanan dari TNI-Polri langsung turun ke lapangan dan membawa masuk wasit ke ruang ganti untuk diamankan dari amukan kontingen Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pertandingan sore hari itu, Kabupaten Tuban mampu mengalahkan Kabupaten Sidoarjo dengan skor 2-1. Atas hasil tersebut, Kabupaten Tuban berhak medali emas Porprov VI Jatim. Sedangkan Kabupaten Sidoarjo harus puas dengan medali perak.

Tuan rumah unggul terlebih dahulu melalui gol yang dicetak pemain nomor punggung 14 Nur Avida pada menit ke-74. Namun, tim tamu juga mampu memberikan perlawanan dengan menciptakan gol yang dilesakkan oleh Dwiki Mardiyanto dimenit ke-87.

Beruntung, tuan rumah mampu kembali unggul melalui aksi Ahmad Irham yang memanfaatkan tendangan bebas dari luar kotak penalti pada injury time babak kedua. Skor 2-1 untuk tim Tuban bertahan hingga pertandingan usai. 

Usai pertandingan, Asisten Manajer Sidoarjo, Ahmad Soiri mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit.

"Harusnya pertandingan yang menjadi ajang seleksi bagi generasi muda di dunia sepak bola khususnya Jatim ini, tidak dikotori dengan keputusan wasit yang tidak adil. Kalah tidak apa-apa dalam pertandingan kali ini. Namun, tidak dengan cara seperti ini," katanya.

Di sisi lain, pelatih Tuban Edy Sutrisno mengaku senang dan bersyukur karena telah mampu mengantarkan timnya untuk meraih medali emas di cabor sepakbola untuk pertama kalinya. Ia juga menganggap wasit telah memimpin jalannya pertandingan dengan baik.

"Alhamdulillah bisa menang dan meraih medali emas dan kemengan ini menjadi akan menjadi motivasi tim di pertandingan ke depannya," ucapnya. (gun/rev)

Bandeng Jelak Khas Kota Pasuruan yang Tinggi Protein, Yuk Makan Ikan!
Minggu, 28 April 2019 01:01 WIB
PASURUAN, BANGSAONLINE.com - Kali ini Shania Indira Putri, Duta Gemarikan Kota Pasuruan, melihat lebih dekat bagaimana proses pemanenan ikan Bandeng Jelak khas Kota Pasuruan. Sekali panen, ikan ini air tawar ini bisa menghasilkan 600 hingga 120...
Jumat, 23 Agustus 2019 22:22 WIB
NGAWI, BANGSAONLINE.com - Masyarakat Kabupaten Ngawi dan sekitarnya kini sedang gandrung dengan destinasi wisata baru di Desa Bringin, Kecamatan Bringin, Ngawi. Di mana, salah satu obyek wisata yang dikenal dengan nama 'Jurang Krowak' banyak men...
Minggu, 11 Agustus 2019 17:36 WIB
Oleh: Em Mas’ud AdnanPeta politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Kota Surabaya kembali berubah. Awalnya ada tiga kekuatan kubu politik di internal PDIP Kota Surabaya. Kubu Wihsnu Sakti Buana (wakil wali kota Surabaya), Bambang...
Senin, 19 Agustus 2019 01:09 WIB
Oleh: Dr. KH. A Musta'in Syafi'ie M.Ag58. wa-in min qaryatin illaa nahnu muhlikuuhaa qabla yawmi alqiyaamati aw mu’adzdzibuuhaa ‘adzaaban syadiidan kaana dzaalika fii alkitaabi masthuuraanDan tidak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduk...
Sabtu, 17 Agustus 2019 11:29 WIB
>>>>> Rubrik ini menjawab pertanyaan soal Islam dalam kehidupan sehari-hari dengan pembimbing Dr. KH. Imam Ghazali Said. SMS ke 081357919060, atau email ke bangsa2000@yahoo.com. Jangan lupa sertakan nama dan alamat. <<<<<...