Risma saat berbincang dengan para korban kebakaran. Foto: ist
Pada saat itu, ada salah satu korban juga mengeluh surat-surat yang ikut terbakar, seperti KTP, KK, SIM dan ijazah. Dengan sigapnya, Risma memastikan akan siap membantu mendatangkan beberapa dinas untuk mendata surat-surat yang ikut terbakar itu, seperti siap mendatangkan jajaran Dispendukcapil untuk menguruskan KK dan KTP dan juga siap mendatangkan jajaran Dinas Pendidikan untuk mendata ijazah-ijazah yang ikut terbakar.
“Kalau perlu, besok saya datangkan Dispendukcapil untuk cetak KTP di sini,” tegasnya.
Akhirnya, para korban itu nampak senang dan mengucapkan terimakasih banyak kepada Risma. Mereka pun bersalaman kepada Wali Kota Risma sembari berucap terimakasih. Pada kesempatan itu, Wali Kota Risma juga memastikan akan memindahkan para korban kebakaran itu ke rusun Penjaringansari yang saat ini masih kosong.
“Tadi kan ada 16 rumah dengan 42 KK, tapi rata-rata sudah banyak yang sepuh, sehingga nanti kalau ada 3 KK, yang dua KK akan dipindahkan ke Rusun Penjaringansari dan satu KK lagi akan dipersilahkan untuk menjaga orang tuanya yang sudah sepuh. Biasanya memang satu KK menjaga orang tuanya yang sudah sepuh,” kata dia.
Ketua RW 3 Margorukun Eko Andriani mengucapkan banyak terimakasih kepada Wali Kota Risma dan jajarannya yang sudah melakukan langkah taktis dan konkret dalam membantu warganya. Apalagi, warga sudah disediakan tempat istirahat sementara dan selanjutnya akan ditempatkan di rusun.
“Perhatian dari Pemkot Surabaya sangat besar, saya ucapkan terima kasih banyak, fasilitas dan bantuannya sangat luar biasa, apalagi nanti sampai ditempatkan di rusun, mereka pasti sangat senang,” kata Andriani. (ian/rev)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




